Akurat

BYD dan Chery Diterpa Skandal Penyalahgunaan Dana Pemerintah China

Yusuf Tirtayasa | 16 Juli 2025, 21:30 WIB
BYD dan Chery Diterpa Skandal Penyalahgunaan Dana Pemerintah China

AKURAT.CO Industri kendaraan listrik (EV) di China diguncang skandal penyalahgunaan subsidi oleh produsen besar seperti BYD dan Chery. Pemerintah menemukan sebagian dana insentif disalurkan tidak sesuai aturan.

Audit periode 2016-2020 mengungkap penyaluran dana 864 juta yuan (sekitar Rp1,9 triliun) kepada produsen yang tak memenuhi syarat. Chery menerima 240 juta yuan (sekitar Rp543 miliar) untuk kendaraan yang tidak layak mendapat subsidi.

Dana itu diklaim untuk 8.860 mobil listrik dan hibrida yang tak memenuhi syarat teknis maupun administratif. Praktik ini memicu kekhawatiran terhadap integritas program subsidi EV di China.

BYD juga disebut menerima dana sebesar 143 juta yuan (sekitar Rp324 miliar) hanya untuk 4.900 mobil. Belum ada kejelasan apakah perusahaan tersebut akan mengembalikan dana atau disanksi oleh pemerintah.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok masih menyelidiki kasus ini dan belum mengumumkan langkah lanjutan. Namun, subsidi ke depan bisa dipotong sebagai bentuk koreksi, sebagaimana dikutip dari NewsBreak, Rabu (16/7/2025).

Program subsidi EV China sendiri dimulai pada awal 2010-an dan menawarkan potongan hingga 60.000 yuan (sekitar Rp135 jutaan) per kendaraan. Subsidi ini langsung diberikan kepada produsen untuk menurunkan harga jual ke konsumen.

Sayangnya, sistem ini sejak awal dinilai rawan disalahgunakan. Pada 2016, tercatat sekitar 9,3 miliar yuan (sekitar Rp21 triliun) diklaim secara curang oleh puluhan perusahaan.

Pemerintah kini memperketat pengawasan dan mendesak produsen menghentikan manipulasi penjualan. Salah satu modus yang terungkap adalah menjual mobil ke dealer dalam jumlah besar lalu mendaftarkannya sebagai mobil bekas tanpa jarak tempuh.

Kasus BYD dan Chery ini menunjukkan lemahnya pengawasan dalam penyaluran subsidi EV. Pemerintah diharapkan segera membenahi sistem agar insentif tepat sasaran.

Skandal ini menjadi peringatan bahwa dukungan finansial pemerintah dapat disalahgunakan bila tidak dikawal secara ketat. Transparansi dan evaluasi berkala sangat penting untuk menjaga kredibilitas program transisi energi di China.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.