Akurat

Berapa Harga Helikopter? Membedah Biaya Kepemilikan dan Operasional

Eko Krisyanto | 30 Juni 2025, 17:38 WIB
Berapa Harga Helikopter? Membedah Biaya Kepemilikan dan Operasional

AKURAT.CO Mimpi untuk terbang tinggi dengan helikopter seringkali muncul di pikiran orang banyak. Namun, seringkali pertanyaan penting yang muncul adalah berapa biaya sebenarnya untuk memiliki helikopter? Ada berbagai faktor yang mempengaruhi harga helikopter, mulai dari unit baru hingga yang bekas, serta biaya tambahan lainnya yang harus diperhatikan oleh pembeli atau operator. Memahami kompleksitas investasi ini sangat penting bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia penerbangan rotor.

Baca Juga: Helikopter Wisata Jatuh di Pecatu Gara-gara Terlilit Tali Layangan, Seluruh Penumpang Selamat

Harga helikopter bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Desain, kapasitas penumpang, jangkauan, kecepatan, teknologi, dan merek merupakan beberapa elemen utama yang menentukan nilai dari sebuah helikopter.

Helikopter kecil untuk dua penumpang yang digunakan secara pribadi tentu jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan helikopter angkut berat yang digunakan dalam misi kemanusiaan atau industri minyak dan gas. Inilah sebabnya mengapa tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan "berapa harga helikopter."

Secara umum, helikopter dapat dikategorikan berdasarkan tujuannya. Helikopter pribadi dan ringan seperti Robinson R22 atau R44 dipatok dengan harga mulai dari 300.000 hingga 1 juta dolar.

Untuk helikopter kelas menengah yang lebih fleksibel seperti Bell 206 atau Airbus H125, harganya bisa melompat kepada rentang 1 juta hingga 5 juta dolar. Sementara itu, helikopter kelas berat atau helikopter militer canggih seperti Sikorsky S-92 atau Apache AH-64 bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta dolar untuk setiap unitnya.

Seperti halnya kendaraan di darat, pasar helikopter juga memiliki pilihan antara unit baru dan bekas. Mencari helikopter bekas dapat menjadi pilihan yang lebih hemat bagi yang memiliki anggaran terbatas.

Biaya helikopter bekas cenderung lebih rendah, bergantung pada jam terbang, riwayat pemeliharaan, dan kondisi keseluruhan. Namun, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memastikan riwayat servis terdokumentasi dengan baik untuk menghindari biaya perbaikan yang tidak terduga di kemudian hari.

Membeli helikopter hanyalah langkah awal. Pemilik baru harus mempertimbangkan biaya operasional dan perawatan yang cukup besar.

Biaya bahan bakar, pemeliharaan rutin, suku cadang, asuransi, biaya hanggar, serta gaji pilot dan mekanik merupakan pos pengeluaran yang tidak bisa diabaikan.

Sebagai gambaran, biaya operasional per jam terbang untuk helikopter ringan bisa mencapai ratusan dolar, sedangkan untuk helikopter yang lebih besar bisa mencapai ribuan dolar.

Proses membeli helikopter terdiri dari beberapa langkah. Setelah menentukan jenis dan anggaran, calon pembeli biasanya akan menghubungi dealer resmi, broker khusus helikopter, atau platform penjualan daring. Negosiasi harga, pemeriksaan sebelum pembelian oleh profesional independen, dan penyelesaian dokumen hukum merupakan bagian penting dari keseluruhan proses.

Pembelian helikopter seringkali memerlukan bantuan finansial melalui pinjaman atau leasing, mengingat besarnya nilai investasi yang dibutuhkan.

Baca Juga: Profil Hossein Amir Abdollahian, Menteri Luar Negeri Iran yang Wafat dalam Kecelakaan Helikopter, Dikenal sebagai Diplomat Ulung

Siapa Saja yang Membeli dan Mengoperasikan Helikopter?

Pembeli helikopter sangat beragam. Mereka mungkin individu kaya yang mencari alat transportasi pribadi, perusahaan yang membutuhkan helikopter untuk urusan bisnis (seperti inspeksi, transportasi eksekutif, atau layanan medis darurat), lembaga pemerintah untuk penegakan hukum atau tanggap bencana, hingga militer untuk keperluan pertahanan.

Setiap entitas memiliki kebutuhan yang berbeda yang mempengaruhi jenis helikopter yang dipilih dan anggaran yang disiapkan.

Mempertimbangkan situasi pasar, ketersediaan unit yang tepat, serta kesiapan rencana penggunaan menjadi faktor yang sangat penting. Bagi sebagian orang, investasi ini diambil setelah mencapai kondisi keuangan yang stabil, sementara bagi yang lain, langkah ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis yang telah disusun sebelumnya.

Memiliki atau menggunakan helikopter merupakan investasi yang signifikan, baik dalam aspek keuangan maupun dalam hal dedikasi.

Dengan harga helikopter yang berkisar antara ratusan ribu hingga ratusan juta dolar, ditambah lagi dengan biaya operasional dan pemeliharaan yang terus-menerus, keputusan ini tidak boleh dianggap sepele. Akan tetapi, bagi mereka yang memerlukan kecepatan, adaptabilitas, dan kemampuan untuk mencapai daerah terpencil, helikopter memberikan keuntungan yang unik, sehingga menjadi aset penting dalam berbagai bidang.

Varadilla Oktavia (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R