Akurat

BRIN Hadirkan Motor Tempel Listrik untuk Dukung Ekowisata Berkelanjutan

Leo Farhan | 13 Juni 2025, 20:57 WIB
BRIN Hadirkan Motor Tempel Listrik untuk Dukung Ekowisata Berkelanjutan

 

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan motor tempel listrik sebagai solusi ramah lingkungan bagi transportasi air di kawasan wisata. Peluncuran berlangsung di Sungai Maron, destinasi unggulan Kabupaten Pacitan yang terkenal dengan lanskap tebing karst, air jernih, dan vegetasi tropis.

Keberadaan motor listrik ini memperkuat positioning Sungai Maron sebagai kawasan ekowisata berwawasan lingkungan yang kompetitif, baik secara nasional maupun global. Kegiatan peluncuran turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bupati Pacitan, pejabat BRIN, CEO PT GIGATECH, kepala dinas terkait, komunitas sadar wisata, tokoh masyarakat lokal, hingga media nasional dan daerah.

Acara ini juga menampilkan demonstrasi penggunaan motor tempel listrik di perahu wisata, sesi tanya jawab, serta diskusi mengenai evaluasi performa dan potensi pengembangan teknologi untuk sektor pariwisata air.

Melalui peluncuran ini, BRIN bersama PT GIGATECH tidak hanya mengenalkan produk inovatif, tetapi juga membangun kolaborasi lintas sektor yang kuat. “Kami berharap sinergi ini dapat menjadi model penerapan teknologi hijau di destinasi wisata lainnya di Indonesia,” tutup Cuk Supriyadi.

Teknologi ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku pariwisata. “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi dapat bersinergi dengan pelestarian alam dan pembangunan ekonomi daerah,” kata Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar.

Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara BRIN dengan PT Giga Inovasi Nusantara (GIGATECH). Peluncuran motor tempel listrik ini menjadi langkah nyata mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) serta mendukung target nasional seperti FOLU Net Sink 2030 dan transisi menuju kendaraan listrik.

“Produk teknologi yang diluncurkan ini merupakan bentuk dukungan riset dan inovasi pada elektrifikasi transportasi perairan. Salah satu kegiatan pengembangan bersama dengan industri, sejalan dengan fokus hilirisasi teknologi di pusat riset,” ujar Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN, Aam Muharam.

Motor tempel listrik ini dikembangkan khusus untuk menggantikan mesin berbahan bakar fosil pada perahu wisata di Sungai Maron. Beberapa keunggulan utama dari motor listrik ini mencakup kemampuan mengurangi emisi karbon, mendukung kualitas udara yang lebih baik, serta menciptakan suasana perjalanan yang lebih hening, ideal untuk kawasan ekowisata yang mengutamakan kenyamanan dan pengalaman alami bagi para wisatawan.

Selain itu, motor listrik memiliki efisiensi energi yang lebih tinggi dibandingkan mesin konvensional. Hal ini memberikan potensi penghematan operasional dalam jangka panjang bagi para pemilik perahu.

Di sisi lain, karena memiliki komponen bergerak yang lebih sedikit, motor ini juga membutuhkan perawatan yang lebih mudah dan hemat biaya. Inovasi ini turut mendukung komitmen Indonesia dalam Perjanjian Paris untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 41 persen dengan dukungan internasional.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.