GIIAS 2024, Prabu Revolusi Tegaskan Komitmen Pertamina Pada Bahan Bakar Hijau dan Rendah Sulfur

AKURAT.CO GIIAS 2024 kembali meraup kesuksesan dengan jumlah pengunjung yang meningkat 2-5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lebih dari 70 merek kendaraan dan 120 industri pendukung berpartisipasi dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia ini.
Pertamina, seperti tahun sebelumnya, kembali berpartisipasi dalam pameran ini dan boot pertamina juga terlihat cukup besar yang membuatnya tidak luput dari perhatian para pengunjung.
Beberapa hari sebelumnya di GIIAS kali ini, Pertamina telah melakukan uji coba Bioethanol 100 persen (E100) dari tanaman Sorgum bersama dengan Toyota menggunakan mobil Innova Zennix FFV.
Baca Juga: Jamaah Islamiyah Bubar Karena Apa?
Hasil uji coba tersebut tampaknya menjanjikan karena Innova Zennix yang digunakan, mengalami peningkatan performa dengan pembakaran yang lebih sempurna dan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil.
“Ada peningkatan performa dengan pembakaran yang jauh lebih sempurna dan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil,” ujar Senior Vice President Technology Innovation PT Pertamina, Oki Muraza dikutip Senin (29/7/2024).
Sementara itu, terlihat juga Komisaris PT Kilang Pertamina Internasional, Prabu Revolusi yang mengunjungi pameran tersebut. Ketika ditemui, ia mengaku mengapresiasi keberadaan GIIAS 2024 yang begitu megah dan menarik antusias para pengunjung.
“Saya mengapresiasi adanya pameran ini, terlihat megah dan pengunjung juga terlihat antusias,” kata Prabu Revolusi.
Baca Juga: Pejabat PPK BPTD Sulut Diduga Selingkuh dengan Mahasiswa Unsrat Manado, Ini Hukum Selingkuh dalam Islam
Ia kemudian mengunjungi boot Pertamina dan menyambut baik adanya hasil positif dari uji coba bioethanol milik Pertamina di mobil buatan Toyota.
Menurutnya keberhasilan uji coba bioethanol ini adalah upaya dari Pertamina dalam mendorong transisi energi. Sebelumnya, Pertamina juga sukses dan berhasil dalam memproduksi biosolar dan bioavtur.
“Suksesnya uji coba Bioethanol kemarin menunjukkan komitmen Pertamina pada transisi energi. Sebelumnya, kita juga sudah berhasil memproduksi biosolar dan bioavtur,” jelas Prabu.
Prabu menambahkan bahwa Kilang Pertamina Internasional saat ini, sedang menyiapkan dan akan mengoptimalisasi green refinery untuk mendukung produksi produk bioenergi kedepannya.
Baca Juga: Selebgram Meninggal Usai Sedot Lemak di Depok, Begini Hukum Melakukan Malpraktik dalam Perspektif Islam
Ia juga menambahkan bahwa, anak usaha Pertamina ini juga tengah mempersiapkan BBM rendah sulfur untuk solar atau diesel yang rencananya akan dilakukan uji coba pada tanggal 17 Agustus mendatang.
Adapun BBM ramah lingkungan ini akan diproduksi di Kilang Balongan RU VI dan sudah memenuhi standar Euro IV.
“Kilang Pertamina sedang menyiapkan dan akan mengoptimalisasi green refinery untuk mendukung produksi produk produk bioenergi. Kilang Pertamina Internasional juga tengah mempersiapkan bbm rendah sulfur untuk solar atau diesel,” tambahnya.
“Rencananya akan diujicobakan pada tanggal 17 Agustus. BBM ini diproduksi di Kilang Balongan RU VI,” ungkapnya.
Menurut Prabu Revolusi, optimalisasi green refinery ini menjadi bukti, Kilang Pertamina Internasional dalam meningkatkan komitmen transisi energi dan juga menyiapkan bahan bakar rendah emisi yang aman untuk lingkungan.
Baca Juga: Soal Pengganti Hasyim Asy’ari, Ketua KPU Serahkan ke Komisi II DPR RI
“Artinya Kilang Pertamina Internasional akan terus meningkatkan komitmen dalam transisi energi dan juga menyiapkan bahan bakar rendah emisi yang aman untuk lingkungan,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









