Penjualan Tesla Menurun, Elon Musk PHK Lebih dari 10 Persen Karyawan Global

AKURAT.CO Produsen mobil listrik Tesla berencana memberhentikan lebih dari 10 persen tenaga kerja globalnya, menurut memo yang dikirimkan kepada karyawan oleh CEO Elon Musk.
Elon Musk mengatakan kepada stafnya melalui email bahwa pemotongan tersebut diperlukan karena adanya duplikasi peran dan fungsi pekerjaan di area tertentu di Tesla.
Menurut Elon Musk, hal tersebut terjadi setelah ekspansi global perusahaan Tesla yang pesat.
Baca Juga: Ini Alasan META Tutup Sementara Media Sosial Threads di Turki Pada Akhir Bulan Ini
"Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya, sangat penting untuk mempertimbangkan setiap aspek perusahaan untuk pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas," kata Musk dalam memonya, dikutip Selasa (16/4/2024).
Sebagai bagian dari upaya ini, kata Musk, pihaknya telah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap organisasi dan mengambil keputusan sulit dengan mengurangi jumlah karyawan lebih dari 10 persen secara global.
"Mengambil keputusan sulit untuk mengurangi jumlah karyawan kami lebih dari 10 persen secara global. Tidak ada yang lebih dibenci, tapi itu harus dilakukan," ungkapnya.
Musk mengatakan hal tersebut akan memungkinkan perusahaannya untuk menjadi ramping, inovatif, dan haus akan siklus fase pertumbuhan selanjutnya.
Baca Juga: Uni Eropa: Timur Tengah Sedang Berada di Ambang Jurang
Musk lantas berterima kaish kepada staf yang tersisa atas pekerjaan sulit yang masih harus dilakukan, saat perusahaan berupaya untuk mengembangkan teknologi revolusioner di bidang otomotif, energi, dan kecerdasan buatan.
Dalam sebuah unggahan di X setelah berita tersebut beredar, Musk mengatakan bahwa Tesla perlu mereorganisasi dan merampingkan perusahaan untuk fase berikutnya setiap lima tahun.
Pengumaman tersebut muncul kurang dari dua minggu setelah Tesla melaporkan bahwa pengiriman kendarannya turun 8,5 persen pada kuartal pertama, penurunan pertama dari tahun ke tahun sejak 2020.
Hasil mengecewakan tersebut menyusul gangguan rantai pasokan yang disebabkan oleh serangan Houthi terhadap pengiriman di Laut Merah dan serangan pembakaran oleh aktivis lingkungan di fasilitas produksi Jerman.
Sebagai tanda pergolakan di perusahaan, bahkan dua eksekutif senior perusahaan mengumumkan pengunduran diri mereka di media sosial.
Andrew Baligno, Wakil Presiden Senior Bidang Powertrain dan Teknik Energi Tesla, mengatakan di X bahwa telah membuat keputusan sulit untuk pindah dari perusahaan tersebut setelah 18 tahun.
"Saya sangat bersyukur telah bekerja dan belajar dari banyak orang yang sangat berbakat di Tesla selama bertahun-tahun," katanya.
Baca Juga: Terbaru Bayer Leverkusen, Berikut Daftar Juara Bundesliga Sejak 60 Tahun Terakhir
Serupa dengan Baligno, Rohan Patel, Direktur Senior Global, Kebijakan Publik dan Pengembangan Bisnis juga mengatakan dia akan meninggalkan perusahaan setelah delapan tahun.
Saham Tesla sendiri telah turun lebih dari lima persen pada hari Senin kemarin, melanjutkan penurunan beruntun yang menyebabkan saham tersebut kehilangan sekitar sepertiga nilainya sepanjang tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








