Akurat

Dari Hampir Bangkrut Hingga Mampu Buat Mesin Pesawat, Yuk Simak Perjalanan Rolls Royce!

Yusuf Tirtayasa | 15 November 2023, 20:47 WIB
Dari Hampir Bangkrut Hingga Mampu Buat Mesin Pesawat, Yuk Simak Perjalanan Rolls Royce!

AKURAT.CO - Rolls Royce pada saat ini merupakan salah satu produsen mobil ternama di dunia yang memiliki kualitas mobil terbaik. Selain itu, Rolls Royce kini tidak hanya mampu membuat mobil saja, tapi juga mampu untuk membuat mesin pesawat.

Namun fakta menariknya, untuk sampai ke fase ini Rolls Royce telah mengalami jatuh-bangun serta pernah mengalami kebangkrunan sebelum saat ini mampu membuat mobil-mobil dengan standar kualitas tinggi dengan harga yang mahal serta mampu membuat mesin untuk pesawat.

Awal Berdirinya Rolls Royce

Pada awal mula berdirinya oleh Henry Royce di tahun 1884, Rolls Royce tumbuh dari bisnis kelistrikan dengan nama Royce Ltd. Di tangannya, Royce Ltd mengalami perkembangan hingga puncaknya pada 1904.

Pada tahun tersebut Henry Royce mampu membuat mesin pesawatnya sendiri yang dibuat di pabrik Manchester milikinya. Hal ini lah awal mula Henry Royce nantinya akan bekerjasama dengan Charles Rolls yang nantinya akan melahirkan perusahaan bernama Rolls Royce.

Baca Juga: Terinspirasi dari Albert Einstein, Rolls-Royce Hadirkan Koleksi Phantom Tempus

Charles Rolls sendiri dahulu merupakan seorang pemilik toko mobil di London yaitu C.S.Rolls & Co. Hal ini juga nantinya yang akan membuat Henry Roice ingin menemui Charles Rolls.

Selepas berhasilnya Henry Royce untuk membuat mesin pesawat milikinya, dirinya menemui Charles Rolls yang memiliki toko mobil C.S. Rolls & Co untuk menawarkan kerjasama pada bulan Mei 1904. Setelah pertemuan tersebut terjadi, keduanya sepakat menjalani kerjasama pada bulan Desember di tahun yang sama. Perjanjian tersebut membuat Charles Rolls bersedia untuk menjual semua mesin yang dibuat oleh Henry Royce di C.S. Rolls & Co.

Mesin yang mereka jual diberi nama Rolls Royce yang hanya tersedia di C.S. Rolls & Co milik Charles Rolls saja. Pada saat itu, banyak konsumen yang puas dengan kinerja mesin yang dibuat oleh Henry Royce hingga membuatnya mengalami keuntungan yang bagus untuk keduanya.

Kesuksesan yang diraih keduanya menyebabkan Rolls dan Royce membuat langkah baru dengan membuat perusahan yang bernama Rolls Royce pada Maret 1906. Pada tahun yang sama, perusahaan tersebut juga resmi meluncurkan mobil pertamanya yaitu Silver Ghost yang memiliki 6 silinder. Pada saat itu, mobil tersebut dinilai sebagai mobil terbaik di eranya.

Semakin berjalannya waktu, Rolls Royce semakin berkembang dengan menyesuaikan kebutuhan pasar pada saat itu. Seperti pada 1914, Rolls Royce merespons kebutuhan negara untuk membuat mesin aero pertamanya dalam perang dunia pertama.

Kebangkrutan Hingga Bangkit Sebagai Perusahaan yang Berdiri Sendiri

Perkembangan Rolls Royce terus berjalan hingga pada tahun 1971, Rolls Royce mengalami kesulitan finansial akibat dari RB211 yang terlalu mahal. Hal tersebut membuat produksi mesin yang dilakukan Rolls Royce terhambat ditengah jalan dengan tanpa pemasukan. Hal tersebut membuatnya diambang kebangkrutan hingga perusahaan tersebut dinasionalisasikan menjadi Rolls Royce Limited.

Singkat cerita dengan keuntungan yang selalu ditawarkan dari produk-produk Rolls Royce, pada 1973 Rolls Royce kembali bangkit terpisah sebagai perusahaan sendiri yang terfokus pada produksi mobil yaitu Rolls Royce Motor. Perusahaan ini terkenal hingga sekarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.