Akurat

Mobil Terbang Xpeng X2 Kembali Didemonstrasikan, Kali Ini di Beijing

Mukodah | 18 Juni 2024, 12:55 WIB
Mobil Terbang Xpeng X2 Kembali Didemonstrasikan, Kali Ini di Beijing

AKURAT.CO Pabrikan Xpeng AeroHT memamerkan mobil terbang X2 di Pameran Ekonomi dan Perdagangan Internasional China Langfang 2024 pada Sabtu (16/6/2024) waktu setempat.

Demonstrasi mobil terbang Xpeng X2 digelar di kawasan Zona Ekonomi Bandara Internasional Beijing. Ini bukanlah penerbangan uji coba yang pertama.

Meski bukan yang pertama kali dilakukan, demonstrasi Xpeng X2 menandai penerbangan pertama mobil terbang di wilayah Beijing-Tianjin-Hebei, yang menyoroti target wilayah tersebut mengembangkan perekonomian dataran rendah.

Pada Mei, Pemerintah Kota Beijing mengeluarkan rancangan rencana aksi bertajuk "Beijing Mempromosikan Pembangunan Berkualitas Tinggi dari Industri Ekonomi Dataran Rendah (2024-2027)."

Baca Juga: Waduh! Hidung Kylian Mbappe Patah Akibat Bertubrukan dengan Bek Austia, Terancam Absen di Sisa Piala Eropa 2024?

Bertujuan menjadikan Beijing sebagai pusat inovasi dalam perekonomian dataran rendah.

Xpeng mengeksplorasi model bisnis baru untuk mobil terbang, termasuk layanan antar jemput antarkota dan layanan dalam kota.

Xpeng AeroHT awalnya didirikan sebagai Heitech pada 2013 oleh Zhao Deli dengan dukungan finansial dari CEO Xpeng, He Xiaopeng, yang telah membuat kemajuan signifikan dalam industri mobil terbang.

Perusahaan kemudian berganti nama menjadi AeroHT dan meluncurkan mobil terbang generasi pertama pada tahun 2016.

Di tahun 2020 mereka meluncurkan mobil terbang generasi kelima dan tahun berikutnya menyelesaikan putaran pembiayaan Seri A seraya mengumpulkan lebih dari USD500 juta atau sekitar Rp8,2 triliun.

X2, yang dikenal sebagai Voyager 2 saat diluncurkan, lebih merupakan kendaraan jenis drone ketimbang sebuah mobil.

Baca Juga: Terjadi Lagi, Korsel Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Tentara Korut Terlihat Lintasi Garis Demarkasi Jelang Kunjungan Vladimir Putin

X2 menampilkan desain dua tempat duduk yang sebagian besar terbuat dari bahan karbon.

Kendaraan ini memiliki panjang 5.172 milimeter, lebar 5.124 milimeter dan tinggi 1.362 milimeter dengan bobot kosong 680 kilogram dan muatan maksimum 160 kilogram.

Tidak seperti kebanyakan drone konsumen dengan empat motor, X2 adalah sebuah octocopter, memberikan daya dorong ekstra dan redundansi.

Apabila terjadi kerusakan motor, maka parasut internal menjamin keamanan.

Dengan ketahanan terbang selama 25 menit, X2 telah menjalani hampir 4.000 uji terbang dan telah diuji pada berbagai skenario, termasuk perkotaan, kawasan laut dan wilayah gurun.

Dikutip dari Carnewschina, Selasa (18/6/2024), AeroHT berencana menawarkan opsi jarak jauh untuk versi yang diproduksi massal, untuk memasuki pasar dalam beberapa tahun ke depan.

Kemungkinan dilengkapi dengan kapasitas baterai yang lebih besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK