Akurat

Tanda dan Ciri Ban Mobil Harus Segera Diganti

Iim Halimatus Sadiyah | 17 November 2022, 10:15 WIB
Tanda dan Ciri Ban Mobil Harus Segera Diganti

AKURAT.CO, Ban memiliki fungsi yang penting pada sebuah mobil. Komponen ini tidak sebatas menjadi penggerak saja, tapi juga punya peran penting lainnya.

Ban mobil turut andil dalam menjaga kenyamanan penumpang, menjaga keselamatan, hingga berpengaruh pada ketahanan komponen pada kaki-kaki mobil.

Pentingnya fungsi dan peran ban, tentunya membuat komponen ini perlu mendapat perawatan dan perhatian khusus.

Layaknya komponen mobil lainnya, ban juga wajib diganti jika sudah tidak layak dipakai. Hal ini tentunya untuk menjunjung kenyamanan dan keselamatan. 

Oleh sebab itu, sebagai pemilik mobil kamu perlu mengetahui ciri-ciri ban harus diganti. Melansir dari laman Auto2000, berikut ciri-ciri dan tanda ban mobil harus di ganti.

  • Umur ban sudah 3 tahun

Seperti yang sudah diketahui, ban mobil  terbuat dari bahan karet yang elastis. Untuk itu, kelenturan karet ini akan terus berubah seiring waktu, makin lama karet akan makin berkurang elastisitasnya. Sampai akhirnya menjadi getas karena kehilangan kelenturan. 

Kondisi ini sebenarnya hal yang wajar. Mengingat banyaknya aktivitas kendaraan, sehingga usia ban mobil menjadi lebih singkat. Meski begitu, idealnya usia ban adalah 3 tahun. Oleh karenanya, jika ban mobil sudah mencapai usia tersebut, walau kondisinya masih tebal karena mobil jarang digunakan, sebaiknya kamu mengganti komponen yang satu ini.

Jika lebih dari 3 tahun, hal yang paling terasa adalah ban tidak lagi memberikan kenyamanan. Karena sudah mengeras atau tidak lagi lentur.

  • Jarak tempuh sudah mencapai 40.000 km

Walau belum sampai 3 tahun usia pakai, ban mobil juga sebaiknya diganti jika jarak tempuh pemakaian sudah mencapai 40 ribu km. 

Meskipun kelenturan masih bagus, ban yang sudah menempuh jarak yang jauh akan mengalami keausan. Untuk pemakaian normal, pada umumnya mobil menempuh sekitar 15-20 ribu km per tahun, sehingga 40 ribu km tercapai dalam waktu sekitar 2 hingga 3 tahun.

  • Ketebalan tapak mencapai batas TWI

Setiap ban mobil memiliki indikasi TWI (Tread Wear Indicator). Tanda ini merupakan batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap di pakai, jika kembang ban sudah menyentuh segitiga TWI, maka ban sudah harus diganti. 

Ada dua posisi indicator TWI pada ban, yaitu di bagian tepi ban dan di tengah telapak ban. 

Untuk yang di tepi akan terlihat segitiga kecil di area bawah kembang ban, sedangkan yang di tengah telapak ban berupa tonjolan yang tidak sampai setinggi kembang ban.

  • Ban gundul di tengah

Selain 3 kondisi sebelumnya yang bersifat standar umum dari pabrikan ban, beberapa kondisi lain akibat pemakaian atau kebiasaan pengemudi juga bisa menyebabkan ban harus segera diganti. 

Misalnya jika terjadi ban gundul di tengah saja, sedangkan di bagian tepi kembangnya masih bagus. Jika sudah terjadi demikian, sebaiknya ban harus diganti. Hal ini artinya ketebalan ban tidak lagi seragam.

  • Ban gundul di tepi atau sisi tertentu

Selain gundul di tengah, ada juga ban yang menipis pada bagian tertentu saja. Misalnya hanya di tepi sisi luar, tepi sisi dalam atau bagian tertentu dari telapak ban. Kondisi ini, tentunya mengharuskan kamu untuk segera mengganti ban.

  • ​​​​​Ban ada benjolan

Benjolan pada ban sering terjadi. Benjolan ini adalah pertanda ada anyaman benang atau kawat penguat konstruksi ban yang putus. Jika sudah terjadi benjolan, itu berarti ketahanan ban sudah tidak seragam. 

Ban rawan mudah pecah karena ada beberapa bagian ban yang tidak lagi kuat menahan tekanan udara. Untuk itu, kamu wajib berhati-hati, apabilan umur ban mobil yang dipakai memang sudah lebih dari 3 tahun. Segera gantikan dengan yang baru.

Benjolan pada ban bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, misalnya tekanan angin yang sering kurang dari standar semestinya sehingga beberapa bagian ban harus menanggung beban lebih berat dari bagian lain.

  • Ban retak-retak

Ban yang retak pada sisi samping kerap kita temui. Biasanya hal ini terjadi karena ban terlalu sering kontak dengan panas dalam waktu lama. Kondisi ini akan membuat ban mengalami kerusakan atau mudah rapuh sebelum umur semestinya. Jadi, ban mobil kamu sudah retak-retak, segera ganti dengan yang baru.

  • Ban sering ditambal

Ban bocor akibat terkena benda tajam sering terjadi dan sulit dihindari. Pada ban tubeless, biasanya cukup ditambal kemudian ban bisa berfungsi kembali seperti semula. Namun, jika sudah terlalu sering bocor dan ditambal, maka kekuatan ban akan berkurang. Sebaiknya ganti ban yang sudah banyak tambalan dengan ban baru.

  • Lecet karena kena benda keras

Terkadang ban mobil kontak dengan benda keras seperti trotoar jalan atau saat masuk lubang di jalan yang rusak, hingga terjadi lecet-lecet cukup besar pada ban. 

Memang ban masih bisa digunakan dan seperti tidak ada kendala, tapi kondisi ban yang sudah tidak sempurna tersebut berpotensi menjadi masalah karena ketahanan setiap sisi ban tidak lagi seragam. 

  • Kembang ban terangkat (heel toe wear)

Heel Toe merupakan kondisi ban yang kembangnya seperti terangkat. Hal ini terjadi pada ban mobil yang sering melalui jalanan yang rusak. Khususnya mobil yang dipacu pada kecepatan tinggi di jalan yang tidak rata, sehingga sering mengerem cukup keras di jalanan tersebut. 

Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan karena bushing suspensi, bearing roda dan ball joint yang sudah aus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.