KONI Klungkung Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Tata Kelola Organisasi

AKURAT.CO, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2026 di Gedung KNPI Klungkung, Jumat (13/2).
Forum tahunan ini merumuskan program prioritas pembinaan atlet sekaligus penguatan tata kelola organisasi.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Klungkung, Dewa Gede Darmawan.
Baca Juga: Sambangi Kantor KONI, Erick Thohir Minta Masukan Deregulasi 191 Aturan Menpora
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pengurus KONI dan cabang olahraga untuk meningkatkan daya saing atlet di level provinsi serta nasional.
Ketua Umum KONI Kabupaten Klungkung, Aa Gde Anom, menyatakan Rakerkab menjadi titik awal pembinaan yang lebih terarah serta disiplin.
Ia juga menekankan penguatan tata kelola organisasi yang transparan.
“Rakerkab ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk mengunci komitmen bersama. Kami punya modal prestasi, tinggal diperkuat dengan TC yang tepat sasaran, tryout yang terukur, serta administrasi yang rapi dan akuntabel. Saya optimistis Klungkung bisa melangkah lebih jauh menuju Porprov 2027,” kata Anom dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/26).
Fokus utama program diarahkan pada persiapan menuju Porprov 2027. KONI Klungkung menargetkan pembinaan berkelanjutan bagi atlet peraih 87 medali emas dan 113 medali perak pada Porprov sebelumnya yang masih memenuhi syarat usia.
Anom menegaskan pemusatan latihan intensif serta tryout akan dimulai Agustus 2026. Selain itu, KONI Klungkung menyiapkan dana pembinaan serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet dan pelatih.
Baca Juga: PON Bela Diri: Jateng Dominan, KONI Pastikan Jadi Agenda Dua Tahunan
Ketua Umum KONI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, turut hadir memberikan motivasi. Ia menilai peluang Klungkung menembus 5 besar Porprov masih terbuka lebar untuk ditingkatkan.
“Rakerkab ini adalah momentum untuk bekerja secara terukur dengan pola pembinaan sistematis. Saya berharap Klungkung tidak hanya mempertahankan prestasi, melainkan juga melahirkan atlet yang mampu berbicara di ekosistem olahraga dunia,” ujar Oka Darmawan.
Selain prestasi, Rakerkab membahas tertib administrasi melalui rencana bimbingan teknis pelaporan keuangan bagi pengurus cabang olahraga. Langkah ini diharapkan memperkuat akuntabilitas organisasi.
Saat ini, dari 50 cabang olahraga yang tergabung, sebanyak 46 cabor hadir aktif dalam forum. Empat cabor lainnya masih dalam proses penataan kepengurusan.
Rakerkab juga mengesahkan dua anggota baru, yakni Persatuan Golf Indonesia Kabupaten Klungkung dan Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Kabupaten Klungkung.
Masuknya cabang layar dinilai strategis karena potensi wilayah pesisir Klungkung. Cabor tersebut diharapkan menjadi sumber medali baru bagi daerah pada ajang mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







