Akurat

Gagal Kualifikasi, Korea Utara Gelar Sendiri Kompetisi Olahraga Musim Dingin di Dalam Negeri

Fitra Iskandar | 5 Februari 2026, 09:45 WIB
Gagal Kualifikasi, Korea Utara Gelar Sendiri Kompetisi Olahraga Musim Dingin di Dalam Negeri

AKURAT.CO Korea Utara menggelar kompetisi olahraga musim dingin di dalam negeri. Sebelumnya, negara di bawah kekuasaan Kim Jong-un ini gagal lolos kualifikasi Olimpiade Musim Dingin tahun ini.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan upacara pembukaan ajang tersebut digelar di arena hoki es yang berada di desa olahraga kawasan Gunung Paektu, Provinsi Ryanggang. Kompetisi mencakup cabang hoki es, seluncur indah, ski, serta dua cabang olahraga musim dingin lainnya.

Sekitar 50 pertandingan akan digelar dalam lima kategori olahraga tersebut. Dalam laporan KCNA, seorang pejabat yang berpidato pada seremoni pembukaan menyebut ajang ini sebagai “kesempatan penting untuk meningkatkan kemampuan olahraga musim dingin ke tingkat yang lebih tinggi”.

Desa olahraga di kawasan Gunung Paektu itu terletak di perbukitan dengan ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut. Fasilitas yang tersedia antara lain arena seluncur es, lintasan ski, serta akomodasi bagi atlet dan peserta.

Penyelenggaraan kompetisi lokal ini berlangsung setelah Korea Utara dipastikan tidak lolos ke satu pun nomor pertandingan pada Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, yang dijadwalkan berlangsung hingga 22 Februari.

Terakhir kali Korea Utara tampil di Olimpiade Musim Dingin adalah pada PyeongChang 2018 di Korea Selatan, dengan mengirimkan 22 atlet untuk bertanding di lima cabang olahraga.

Negara itu juga absen dari Olimpiade Musim Panas Tokyo 2021 dengan alasan pandemi COVID-19. Dampaknya berlanjut ke Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) menjatuhkan sanksi kepada komite Olimpiade Korea Utara karena keputusan sepihak tidak mengikuti Olimpiade Tokyo.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.