Akurat

Penyimpanan Sistem Android Membengkak? Ini Penyebab dan Solusinya

Leo Farhan | 17 Juli 2025, 20:50 WIB
Penyimpanan Sistem Android Membengkak? Ini Penyebab dan Solusinya

 

AKURAT.CO Banyak pengguna Android mengeluhkan ruang penyimpanan internal yang cepat penuh, bahkan ketika aplikasi yang diunduh tidak terlalu banyak. Salah satu penyebab utamanya adalah membengkaknya ukuran penyimpanan sistem, yang pada beberapa perangkat bisa mencapai lebih dari 15 GB.

Menurut penelusuran dari berbagai sumber teknis dan komunitas pengguna, penyimpanan sistem Android mencakup lebih dari sekadar sistem operasi. Berikut ini beberapa faktor utama yang membuat ukuran sistem membesar:

Sistem Operasi dan Antarmuka Pabrikan

Versi Android terbaru seperti Android 12, 13, atau 14 memang hadir dengan fitur dan keamanan yang lebih canggih. Namun, pembaruan ini juga membawa dampak pada ukuran file sistem yang kian besar.

Tak hanya itu, sejumlah produsen ponsel seperti Samsung, Xiaomi, OPPO, dan Vivo turut menyematkan antarmuka kustom (seperti One UI, MIUI, dan ColorOS) yang menambah beban penyimpanan.

Aplikasi Bawaan dan Partisi Tersembunyi

Aplikasi pra-instal (bloatware) juga berkontribusi besar pada memori sistem. Aplikasi seperti YouTube, Facebook, atau TikTok versi pabrik umumnya tidak bisa dihapus oleh pengguna biasa. Selain itu, sistem Android menyisihkan ruang untuk partisi tersembunyi seperti recovery, cache, serta file pembaruan (OTA update) yang kadang tidak otomatis terhapus.

Cara Mengurangi Beban Sistem

Meski penyimpanan sistem tidak sepenuhnya bisa dikendalikan pengguna, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meringankan beban:

  1. Bersihkan cache dan file sementara, baik melalui pengaturan bawaan maupun aplikasi pihak ketiga seperti Files by Google atau SD Maid.
  2. Nonaktifkan aplikasi bawaan yang tidak digunakan untuk mengurangi cache dan aktivitas latar belakang.
  3. Lakukan reset pabrik secara berkala, terutama jika ponsel terasa lambat atau penyimpanan tidak wajar.
  4. Bagi pengguna tingkat lanjut, menggunakan custom ROM seperti LineageOS bisa menjadi solusi untuk sistem yang lebih ringan. Namun, metode ini berisiko dan tidak disarankan untuk pengguna awam.

Perlu dicatat, sebagian besar pengguna tidak menyadari bahwa sistem Android tidak hanya menyimpan file inti, tetapi juga mencadangkan pembaruan, menyimpan log sistem, dan cache aplikasi. Jika penyimpanan perangkat terasa sesak tanpa sebab yang jelas, besar kemungkinan sumbernya berasal dari lapisan dalam sistem itu sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.