Akurat Logo

Reshuffle Kabinet: Nasdem Pasrah, Golkar Tunggu Jokowi

Atikah Umiyani | 3 Oktober 2023, 20:53 WIB
Reshuffle Kabinet: Nasdem Pasrah, Golkar Tunggu Jokowi

AKURAT.CO - Partai Nasdem tak mau ambil pusing soal reshuffle kadernya di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Usulan reshuffle mengemuka salah satunya disinggung Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyusul Menteri Pertanian yang juga kader Nasdem, Syahrul Yasin Limpo, terlibat dugaan kasus korupsi yang tengah ditangani KPK.

"Kita gak mikir itu lagi, terserah saja," kata Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie kepada Akurat.co melalui pesan singkat, Selasa (3/10/2023).

Baca Juga: Gerindra Anggap Biasa Pertemuan Jokowi-SBY

Beda dengan Nasdem, Golkar menyerahkan urusan reshuffle ke Presiden Jokowi. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menantikan rencana Jokowi untuk melakukan reshuffle.

Isu reshuffle menteri dari Golkar menemuka setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo senabis dengan Syahrul Yasin Limpo. Dia terseret kasus korupsi BTS di Kominfo.

Namun jadi atau tidaknya reshuffle, Doli tak mau ikut campur sebab itu hak prerogatif presiden.

"Reshuffle kabinet itu kewenangan presiden, itu hak privilege nya presiden. Selama ini kan kalaupun kemudian presiden mempunyai rencana reshuffle itu kita tunggu," kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Jokowi Disebut Cuma Petugas Partai, Megawati: Saya Juga Sama

Doli menilai, jika reshuffle kabinet dilakukan maka ia meyakini Jokowi akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan para ketua umum parpol yang kadernya akan dicopot.

"Kalaupun kemudian ada kaitannya dengan partai-partai politik pasti komunikasinya antara presiden dengan ketua umum partai politiknya masing-masing," ucapnya.

Diketahui, selain dilempar oleh Puan, sinyal dan isu reshuflle kabinet Jokowi mulai menguat usai terdapat sejumlah menteri Jokowi yang terseret kasus hukum.

Adapun, menteri-menteri yang terseret kasus hukum diantaranya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang rumah dinasnya sempat digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi, juga Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo terkait penerimaan uang Rp27 M dalam kasus BTS.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.