Akurat

Survei LSI: Prabowo Jawara Top Of Mind Capres 2024

Atikah Umiyani | 30 Agustus 2023, 15:41 WIB
Survei LSI: Prabowo Jawara Top Of Mind Capres 2024

AKURAT.CO Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi jawara capres 2024 versi Lembaga Survei Indonesia (LSI). Setidaknya dalam simulasi top of mind, Prabowo memuncaki klasemen dengan skor 24,2 persen, mengalahkan Ganjar Pranowo (22,6 persen), dan Anies Baswedan (16,4 persen).

Menariknya, nama Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam top of mind capres yang dipilih masyarakat. Dari 1220 responden, sebanyak 2,6 persen memilih Jokowi. Hasil survei terbaru LSI menunjukkan Prabowo dan Ganjar masih bersaing ketat.

"Kalau top of mind, satu-dua itu sama kuat. Prabowo pada Agustus ini dukungannya 24,2 persen, Ganjar Pranowo 22,6 persen," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan merilis hasil survei secara daring, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Versi LSI, Erick Thohir Jadi Penentu Jika Prabowo Dan Ganjar Ingin Menang

Sejumlah tokoh lainnya juga mendapat dukungan dalam simulasi capres top of mind. Namun dukungannya di bawah 1 persen. Tokoh-tokoh tersebut yakni Ridwan Kamil, Erick Thohir, Hary Tanoesoedibjo, Susilo Bambang Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, Basuki Tjahaja Purnama dan sejumlah tokoh lainnya.

LSI menyimpulkan elektabilitas Prabowo dalam simulasi top of mind terus alami peningkatan secara sejak Agustus 2022 sebesar 12,4 persen, kemudian April 2023 sebesar 18,3 persen, dan Agustus 2023 sebesar 24,2 persen. Periode April 2023 menjadi momen Prabowo berhasil menyalip keunggulan Ganjar yang saat itu kenaikannya cukup landai dari 13,0 persen menjadi 16,2 persen.

Baca Juga: Survei LSI: Prabowo-Ganjar Bersaing Ketat, Anies Jauh Tertinggal

"Jadi yang mengalami peningkatan selama tiga bulan terakhir, adalah tiga nama teratas. Prabowo meningkat, Ganjar juga meningkat, Anies juga meningkat, cuma kenaikan Anies lebih landai," ujarnya.

Survei terbaru LSI ini digelar pada periode 3-9 Agustus 2023, melalui proses wawancara tatap muka kepada 1220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.