Kementerian P2MI Tindaklanjuti Peluang Pengiriman Pekerja Migran ke Republik Palau

AKURAT.CO Terdapat peluang pembukaan pasar kerja baru bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Republik Palau, negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian barat.
Palau sendiri merupakan negara kepulauan yang memiliki sektor pariwisata dan industri hospitality yang saat ini tengah berkembang.
"Palau memiliki potensi yang menarik untuk dikembangkan sebagai salah satu negara tujuan penempatan pekerja migran," kata Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).
Kementerian P2MI memperoleh informasi terkait kebutuhan tenaga kerja profesional dan terampil di sejumlah bidang di negara yang secara diplomatik masuk dalam wilayah akreditasi KBRI Manila tersebut.
Misalnya, pekerja dengan kompetensi khusus seperti tenaga konstruksi, civil engineer, hingga tenaga kerja di sektor maritim. Termasuk nakhoda dan pekerjaan lainnya di atas kapal.
Baca Juga: Program SMK Go Global Batch 2 Dibuka, Pemerintah Dorong Kompetensi Calon Pekerja Migran
"Kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan kompetensi tertentu tentu menjadi peluang yang perlu kita respons dengan menyiapkan pekerja migran yang memiliki keterampilan, sertifikasi, dan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna di negara tujuan," jelas Christina.
Kementerian P2MI bersama KBRI Manila akan menindaklanjuti peluang tersebut dengan mempertemukan perusahaan calon pengguna tenaga kerja dari Palau dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) saat Trade Expo Indonesia (TEI), pada 14-18 Oktober mendatang.
"Kami ingin memetakan kebutuhan tenaga kerja di Palau dengan lebih konkret. Termasuk persyaratan kompetensi dan kualifikasinya," kata Christina.
"Selanjutnya akan berkoordinasi dengan KBRI Manila dan para pemangku kepentingan terkait untuk menindaklanjuti potensi penempatan pekerja migran ke Palau," tambahnya menjelaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








