Akurat Logo

Sekolah dan Kuliah Bakal Gratis! Qodari Ungkap Strategi Prabowo Robohkan Tembok Pemisah Ekonomi Lewat Pendidikan

Moehamad Dheny Permana | 29 September 2026, 10:34 WIB
Sekolah dan Kuliah Bakal Gratis! Qodari Ungkap Strategi Prabowo Robohkan Tembok Pemisah Ekonomi Lewat Pendidikan
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari.

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan komitmen seriusnya dalam merombak wajah pendidikan nasional agar dapat dinikmati oleh seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengungkapkan, rencana kebijakan pendidikan gratis dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi dirancang khusus untuk membangun ekosistem belajar yang inklusif dan merata.

Langkah masif ini dinilai bakal menjadi solusi tuntas bagi anak-anak Indonesia dari berbagai kalangan ekonomi.

Dengan ditiadakannya hambatan finansial, setiap anak kini memiliki hak dan peluang yang setara untuk mengenyam pendidikan berkualitas tinggi.

"Pendidikan gratis menghilangkan biaya, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas agar setiap anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga," ujar Qodari dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Kebijakan pembebasan biaya ini tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi puncak dari rangkaian transformasi besar yang tengah digenjot pemerintah.

Saat ini, percepatan perbaikan infrastruktur terus dikebut melalui program revitalisasi sekolah serta distribusi Papan Interaktif Digital (PID) ke berbagai penjuru daerah.

Tidak hanya itu, atas inisiatif langsung Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah menghadirkan berbagai model institusi pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik anak bangsa. Sejumlah program unggulan tersebut meliputi:

  • Sekolah Nasional Terintegrasi: Bertujuan mendekatkan akses layanan pendidikan bermutu langsung ke daerah-daerah.

  • Sekolah Rakyat: Program afirmasi khusus untuk memperluas akses belajar bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

  • Sekolah Unggul Garuda: Wadah khusus untuk mengasah dan mewadahi talenta-talenta unggul bangsa bersaing di kancah global.

Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Utama

Pemerintah menyadari bahwa infrastruktur dan pembebasan biaya tidak akan berdampak maksimal tanpa hadirnya tenaga pendidik yang mumpuni.

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas, profesionalitas, serta kesejahteraan guru ditempatkan sebagai pilar krusial dalam peta jalan pendidikan nasional.

Baca Juga: Demo Buruh Hari Ini di Jakarta: Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas, Cek Jalur Alternatifnya!

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.