Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, Komisi X DPR Dorong Perbaikan SOP dan Tata Kelola Penyediaan Makanan

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyoroti kasus ratusan santri Manba'ul Hikam, Sidoarjo, yang diduga mengalami keracunan setelah menerima Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia mendesak agar ada evaluasi dalam tata kelola program MBG, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Menurutnya, program MBG tetap perlu dilanjutkan karena memiliki tujuan yang baik. Namun, setiap kejadian keracunan harus menjadi bahan evaluasi, terutama terkait standar operasional prosedur (SOP) dan tata kelola penyediaan makanan.
"Ya tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama. Tetapi kami menyarankan agar tata kelola makan bergizi gratis ini terus dilakukan," kata Lalu, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/9/2026).
Baca Juga: Rekomendasi NU soal Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG Bukan Serangan ke Prabowo
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dinilai tengah berupaya memperbaiki tata kelola program MBG. Kendati demikian, kasus keracunan yang masih terjadi menunjukkan adanya hal yang perlu diperbaiki dan diperhatikan.
"Hari ini kita lihat kepala BGN yang baru terus berikhtiar, berusaha tata kelola bisa menjadi semakin baik. Tetapi lagi-lagi masih terjadi hal seperti ini maka ada hal yang harus dievaluasi, ada hal yang harus diperhatikan," ujarnya.
Selain itu, seyogyanya jumlah korban bukan menjadi tolak ukur keberhasilan program tersebut. Tidak boleh ada satu pun korban yang terdampak dari program ini.
Karena itu, Komisi X DPR mendorong evaluasi terhadap pelaksanaan program, termasuk perbaikan SOP, untuk mencegah kejadian serupa menimpa sekolah atau lembaga pendidikan lain di Indonesia.
Baca Juga: Muktamar NU Putuskan Pemerintah Tak Boleh Gunakan Anggaran Pendidikan untuk MBG 2027
"Silakan dievaluasi, SOP-nya diperbaiki. Kami dari Komisi X mendorong agar tidak terjadi lagi hal-hal ini yang menimpa sekolah-sekolah lain yang ada di Indonesia," tuturnya.
Dia juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG menjalankan program sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
"Program ini sangat bagus, tolong siapapun yang terlibat di kesuksesan program ini, untuk menyukseskan program ini harus betul-betul berjalan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







