Muzani: Mari Bangun Budaya Politik dan Demokrasi yang Lebih Beradab

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menekankan agar seluruh rakyat Indonesia dapat membangun budaya politik yang beradab. Menurutnya, politik beradab ialah bercirikan keras dalam memberi gagasan namun santun dalam penyampaian.
"Karena itu, marilah kita membangun budaya politik yang lebih beradab, yang berciri keras dalam gagasan, tapi santun dalam penyampaian, teguh dalam pendirian, tapi terbuka terhadap musyawarah, berani mengkritik, tapi tidak kehilangan penghormatan kepada sesama," kata Muzani, dalam sidang tahunan MRP RI tahun 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (14/8/2026).
Dia menyatakan, Indonesia telah memilih jalan demokrasi dalam mengelola aspirasi dan pandangan yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut hendaknya disampaikan dengan budi dan bahasa yang baik.
Baca Juga: 8.095 Personel Gabungan Amankan Pidato Kenegaraan Presiden di DPR
Seperti yang dituliskan dalam potongan sajak pujangga besar Melayu dari Pulau Penyengat, Raja Ali Haji, dalam Gurindam Dua Belas. "Jika hendak mengenal orang berbangsa, lihat kepada budi dan bahasa."
Menurutnya, demokrasi tidak akan menjadi lebih kuat karena masyarakatnya saling keras dan mencela. Namun sebaliknya, demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai tanggung jawab.
Baca Juga: Prabowo Kenalkan Joko Purnomo, Petani Asal Ngawi Penerima Manfaat Program Pemerintah
Dia juga menyinggung kemajuan teknologi yang memperluas ruang demokrasi. Di mana semua masyarakat dapat menyampaikan informasi, pendapat dan terlibat dalam setiap proses komunikasi termasuk perdebatan politik.
Namun di ruang yang sama narasi kebencian, kabar bohong juga dapat merambah luas dengan kemajuan teknologi tersebut. Maka diharapkan masyarakat dapat saling menjaga tanpa merendahkan satu sama lain.
"Kita tidak boleh membiarkan ruang publik dipenuhi bahasa yang merendahkan martabat manusia. Kita tidak selayaknya membiarkan perbedaan politik merusak persahabatan, memecah keluarga, atau menanamkan kebencian di antara sesama anak bangsa," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan









