Dasco Persilakan Komisi III Bahas RUU Perampasan Aset Saat Reses, Bantah DPR Lamban

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mempersilakan Komisi III tetap membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset selama masa reses. Menurutnya, pembahasan dapat dilakukan sepanjang mengikuti mekanisme perizinan yang berlaku.
Pernyataan itu disampaikan Dasco dalam Rapat Paripurna DPR RI, saat menyampaikan informasi kepada anggota dewan terkait agenda pembahasan sejumlah rancangan undang-undang selama masa reses.
"Untuk para anggota komisi yang dalam masa reses ingin membahas undang-undang seperti Satu Data dan lain-lain tadi, terutama untuk Komisi III yang sudah mengajukan izin untuk tetap membahas Undang-Undang Perampasan Aset, kita persilakan dalam masa reses asalkan meminta izin sesuai mekanisme yang berlaku," kata Dasco, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Pembahasan RUU Perampasan Aset Tetap Jadi Prioritas, Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Dia mengatakan, pimpinan DPR mendukung Komisi III untuk tetap melanjutkan pembahasan RUU Perampasan Aset. Hal itu penting untuk menjawab anggapan publik yang menilai DPR tidak serius membahas beleid tersebut.
"Untuk Komisi III, kita dukung untuk tetap membahas karena dinamika yang ada di publik dianggap DPR tidak mau membahas Undang-Undang Perampasan Aset," ujarnya.
Baca Juga: Pimpinan DPR Bantah Isu RUU Perampasan Aset Ditolak: Masih Tahap Penyusunan di Komisi III
Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menegaskan persepsi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dia menyebut pembahasan RUU Perampasan Aset telah berjalan lebih dari dua bulan dengan melibatkan partisipasi publik.
"Padahal ini sudah dua bulan lebih berjalan, partisipasi publik di Komisi III terus berjalan," tegasnya.
Dengan tetap dibukanya ruang pembahasan selama masa reses, DPR berharap proses penyusunan RUU Perampasan Aset dapat terus berlanjut tanpa harus menunggu masa sidang berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 3Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








