Hamka B Kady: APBN 2027 Harus Dukung Keselamatan Perlintasan Sebidang

AKURAT.CO Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR sekaligus Anggota Komisi V DPR, Hamka B Kady, mendorong pemerintah mulai mengalokasikan anggaran dalam APBN 2027 untuk mempercepat penyelesaian perlintasan sebidang di berbagai daerah.
Pasalnya, pembahasan arah belanja negara dalam RAPBN 2027 harus menjadi momentum untuk menindaklanjuti komitmen pemerintah meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus mencegah terulangnya kecelakaan di perlintasan kereta api.
Hal itu disampaikan Hamka usai Rapat Kerja Banggar DPR bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia mengenai Pembahasan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2027 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027, di Ruang Rapat Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Hamka menjelaskan, rapat tersebut telah menyepakati berbagai rumusan mengenai belanja pemerintah pusat, transfer ke daerah, serta kebijakan fiskal lainnya.
Namun, ia mengingatkan masih terdapat isu penting yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan APBN 2027, yakni penyelesaian perlintasan sebidang yang dinilai mendesak untuk meningkatkan keselamatan masyarakat.
Menurutnya, dorongan tersebut merupakan tindak lanjut dari perhatian Komisi V DPR terhadap kecelakaan di perlintasan sebidang yang beberapa waktu lalu menimbulkan banyak korban jiwa.
"Beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan yang sangat memprihatinkan di perlintasan sebidang. Saat itu Presiden juga turun langsung meninjau lokasi dan menyampaikan komitmen pemerintah untuk membantu pembangunan penanganan perlintasan sebidang. Kami di Komisi V tentu sangat mengapresiasi komitmen tersebut," jelas Hamka.
Oleh karena itu, ia meminta komitmen tersebut diterjemahkan ke dalam kebijakan anggaran agar dapat segera direalisasikan.
"Pada kesempatan ini kami mengingatkan Menteri Keuangan, seluruh jajaran pemerintah, termasuk kami di DPR, agar komitmen itu benar-benar ditindaklanjuti. Kalau tidak segera diantisipasi, kecelakaan serupa sangat mungkin kembali terjadi," katanya.
Hamka menjelaskan, persoalan perlintasan sebidang bukan hanya terjadi di satu wilayah, melainkan tersebar di ribuan titik di Indonesia dengan karakteristik penanganan yang berbeda-beda. Sebagian perlintasan cukup dilengkapi palang pintu otomatis, sementara lokasi lain membutuhkan pembangunan underpass atau flyover agar jalur kereta api dan jalan raya tidak lagi berpotongan.
"Perlintasan sebidang adalah titik perpotongan antara jalan dengan jalur kereta api. Untuk menghilangkan potensi kecelakaan, penyelesaiannya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi. Ada yang cukup dengan palang pintu otomatis, tetapi ada juga yang harus dibangun underpass atau flyover," jelasnya.
Ia mengakui penyelesaian seluruh perlintasan sebidang membutuhkan anggaran besar dan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Namun demikian, menurutnya pemerintah perlu mulai mengalokasikan anggaran secara bertahap agar target tersebut dapat diwujudkan.
"Memang membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang panjang. Tetapi kami berharap dalam rumusan kebijakan belanja pemerintah pusat tahun depan sudah mulai dialokasikan. Tidak harus sekaligus selesai, yang penting dimulai secara bertahap, pelan tetapi pasti, sehingga persoalan perlintasan sebidang di Indonesia dapat diselesaikan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







