Dalam Setahun, Siswa SMA Unggul Garuda Transformasi yang Diterima di Universitas Top Dunia Naik 150 Persen

AKURAT.CO Sebanyak 12 SMA atau MA pilihan yang dibina pemerintah melalui program SMA Unggul Garuda Transformasi, berhasil meningkatkan jumlah siswa yang diterima di 100 perguruan tinggi top dunia hingga 150 persen dalam satu tahun.
Ke-12 sekolah yang jadi pionir ini tersebar dari Aceh hingga Papua Barat Daya, di antaranya MAN Insan Cendekia Gorontalo, SMA Pradita Dirgantara, SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, dan SMA Averos Sorong.
"Di 12 SMA Unggul Garuda Transformasi yang ditetapkan tahun 2025, persentase jumlah siswa yang diterima di top 100 universities naik mencapai 150 persen," kata Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kurnia Ramadhana, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: 12 Ide Liburan Sekolah Bersama Anak yang Seru dan Edukatif, Bikin Momen Keluarga Lebih Berkualitas
Menurut catatan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada tahun 2025, hanya 132 siswa yang diterima di 100 universitas top dunia. Namun, pada 2026 jumlahnya naik signifikan.
"Kini, jumlahnya naik menjadi 330 siswa pada tahun 2026 atau setahun setelah sekolah-sekolah ini dipilih dan dibina sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi," lanjutnya.
SMA Unggul Garuda Transformasi ini merupakan satu kesatuan ekosistem dengan SMA Unggul Garuda Baru yang juga diselenggarakan Kemendiktisaintek.
Bedanya, SMA Unggul Garuda Baru dibangun dan dikelola dari awal oleh pemerintah, sementara SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan SMA/MA yang dipilih dan dibina demi mengoptimalkan potensi peserta didik menuju perguruan tinggi terbaik dunia.
Setiap SMA Unggul Garuda Transformasi mendapatkan pengayaan bagi peserta didik, guru, dan manajemen sekolah selama dua tahun. Selain itu, sekolah-sekolah ini juga berperan sebagai hub pendampingan dan penguatan kapasitas bagi puluhan SMA dan MA di wilayah sekitarnya.
Baca Juga: WKND Market Vol.05 Hadir di Land’s End PIK2, Jadi Pilihan Libur Sekolah di Tepi Pantai
Pada 2026, pemerintah pun kembali menetapkan 30 SMA Unggul Garuda Transformasi sehingga jumlahnya bertambah menjadi 42 sekolah. Pemerintah menargetkan jumlah sekolah yang mengikuti program ini mencapai 80 SMA atau MA pada 2029.
Kurnia menjelaskan program pengayaan yang didapatkan SMA Unggul Garuda Transformasi mencakup penguatan pembelajaran di bidang STEM, pelatihan internasional bagi guru dan konselor.
Termasuk sertifikasi SAT dan IELTS, pendampingan riset kolaboratif, pelatihan penulisan recommendation letter, serta fasilitasi pendaftaran peserta didik ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







