Ketua Komisi IV DPR Beri Penghargaan Tim Operasi Pengamanan Taman Nasional Komodo

AKURAT.CO Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan piagam penghargaan kepada 23 personel tim operasi gabungan yang berhasil menggagalkan perburuan liar Rusa Timor di Taman Nasional (TN) Komodo.
Apresiasi ini diberikan menyusul aksi heroik petugas yang sempat terlibat kontak senjata dengan para pelaku di lapangan.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Titiek Soeharto kepada Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan di Gedung DPR RI, Jakarta.
Tim lintas instansi yang menerima penghargaan ini terdiri dari personel Balai Gakkum Lintas Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara; Balai TN Komodo; Polres Manggarai Barat; Ditpolair Polda NTT; serta Korpolairud Baharkam Polri.
"Taman Nasional Komodo adalah wajah Indonesia di mata dunia. Ketika terjadi perburuan bersenjata, yang dipertaruhkan bukan hanya satwa, tetapi juga wibawa negara dan keselamatan petugas," ujar Dirjen Gakkum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, dikutip Minggu (7/6/2026).
Januanto menegaskan bahwa dukungan dari DPR RI ini menjadi penguat kelembagaan untuk memperketat pengamanan kawasan konservasi secara konsisten.
Operasi senyap yang berlangsung pada Desember 2025 lalu itu berjalan dramatis. Saat mengepung pelaku perburuan liar, tim gabungan mendapat perlawanan sengit hingga terjadi baku tembak.
Meski menghadapi risiko tinggi, petugas berhasil menguasai keadaan dan mengamankan sejumlah barang bukti krusial, antara lain 1 pucuk senjata api rakitan; 8 butir peluru aktif kaliber 5,56 mm dan 10 selongsong peluru; 1 ekor Rusa Timor hasil buruan; serta 1 unit kapal kayu yang digunakan operasional pelaku.
Baca Juga: Tarif Transjabodetabek Naik hingga Rp7.000, Pengamat: Bisa Jadi Pisau Bermata Dua
Perkembangan kasus hukum saat ini telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.
Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka, sementara lima pelaku lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dalam pengejaran intensif.
Para tersangka dijerat pasal berlapis, yakni UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan (PSDPH), Suharyono, menambahkan, penghargaan dari Parlemen ini membawa pesan kuat bagi profesionalisme penjaga hutan di seluruh Indonesia.
"Gakkum Kehutanan akan terus membenahi tata kerja dan menempatkan keselamatan petugas sebagai prioritas utama, mulai dari Polisi Kehutanan, Manggala Agni, hingga seluruh petugas di tapak batas. Yang kita jaga bukan hanya hutan, tapi nyawa garda terdepan kita," kata Suharyono.
Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat untuk mempersempit ruang gerak pemburu liar dengan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi.
Partisipasi publik dinilai menjadi kunci utama agar TN Komodo sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO tetap lestari bagi generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








