Kronologi Skandal Hanania Travel: Ribuan Jemaah Gagal Umrah, Kerugian Diduga Capai Rp60 Miliar

AKURAT.CO Dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan Hanania Travel menjadi sorotan publik setelah ribuan calon jemaah gagal berangkat ke Tanah Suci. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai Rp60 miliar.
Laporan terhadap Direktur Utama Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, diajukan oleh para korban pada Kamis (28/5/2026). Para jemaah mengaku telah melunasi biaya perjalanan umrah, namun keberangkatan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.
Salah seorang perwakilan korban, Joko, menjelaskan bahwa Hanania Travel sebelumnya memiliki reputasi yang cukup baik di kalangan masyarakat. Banyak calon jemaah tertarik karena promosi yang ditawarkan dinilai kompetitif, dengan harga paket berkisar antara Rp30 juta hingga Rp35 juta serta bonus wisata transit di Dubai.
Menurutnya, promosi dari mulut ke mulut dan berbagai testimoni positif membuat banyak orang percaya untuk mendaftar. Bahkan sebagian korban merupakan pelanggan yang sebelumnya pernah menggunakan jasa travel tersebut.
Baca Juga: 132.568 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Mayoritas Pilih Nafar Awal
Hal senada disampaikan Mareta, salah satu calon jemaah yang seharusnya berangkat pada kloter Syawal 2026. Ia mengaku telah melakukan pelunasan lebih awal karena tergiur potongan harga yang ditawarkan pihak travel.
Mareta menyebut dirinya membayar sekitar Rp115 juta untuk keberangkatan keluarganya. Namun menjelang jadwal keberangkatan, pihak travel tiba-tiba mengumumkan pembatalan perjalanan.
Menurut penjelasan yang diterima para jemaah, pembatalan tersebut disebabkan oleh kondisi force majeure akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, termasuk konflik yang disebut berdampak pada jalur penerbangan menuju Dubai dan Arab Saudi.
Pihak travel juga mengklaim telah mengeluarkan biaya besar untuk membantu ratusan jemaah yang sebelumnya tertahan di Jeddah akibat gangguan perjalanan. Alasan tersebut sempat membuat sebagian jemaah percaya bahwa pembatalan hanya bersifat sementara.
Namun seiring berjalannya waktu, keberangkatan yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi. Sejumlah jemaah mulai mempertanyakan kejelasan dana yang telah mereka setorkan dan meminta pengembalian biaya perjalanan.
Kecurigaan semakin menguat ketika banyak calon jemaah dari berbagai kelompok keberangkatan mengalami nasib serupa. Mereka mengaku sulit memperoleh kepastian terkait jadwal keberangkatan maupun proses pengembalian dana.
Akibat kondisi tersebut, para korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak manajemen Hanania Travel ke kepolisian. Mereka berharap aparat dapat mengusut dugaan penyalahgunaan dana yang telah dihimpun dari para calon jemaah.
Baca Juga: Gibran Dukung Bali and Beyond Travel Fair, Ajak Gubernur Seluruh Indonesia Berpartisipasi
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah. Selain memperhatikan harga yang ditawarkan, calon jemaah juga perlu memastikan legalitas, rekam jejak perusahaan, serta transparansi pengelolaan dana sebelum melakukan pelunasan.
Hingga saat ini, penyelidikan atas kasus tersebut masih berlangsung. Para korban berharap ada kejelasan hukum dan pengembalian hak-hak mereka, sementara pihak berwenang terus mendalami dugaan penipuan dan penggelapan dana yang nilainya disebut mencapai puluhan miliar rupiah.
Artikel ini sudah ditulis ulang dengan gaya berita yang lebih ringkas, netral, dan siap digunakan untuk media, blog, atau portal berita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





