Akurat Logo

132.568 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Mayoritas Pilih Nafar Awal

Lufaefi | 30 Mei 2026, 05:30 WIB
132.568 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Mayoritas Pilih Nafar Awal
Jemaah Haji Memilih Nafar Awal di Mina (MCH)

AKURAT.CO Sebanyak 132.568 jemaah haji Indonesia mulai meninggalkan Mina menuju Makkah pada Jumat (29/5/2026) setelah menyelesaikan rangkaian mabit dan lontar jumrah selama hari-hari tasyrik.

Para jemaah yang memilih skema nafar awal diberangkatkan secara bertahap menggunakan bus sejak pagi hari.

Wakil Satgas Mina, Zaenal Muttaqin, mengatakan pergerakan jemaah dimulai sekitar pukul 06.00 waktu Arab Saudi.

"Jadi jam setengah 7 atau jam 7 [jemaah haji Indonesia] sudah mulai meninggalkan Mina," kata Zaenal kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Haji 2026 Terpantau Lancar, Komisi VIII DPR: Kepadatan Mina Masih Jadi Persoalan

Menurutnya, jumlah jemaah yang memilih nafar awal mencapai sekitar 68 persen dari total jemaah yang bermalam di Mina. Dari 527 kelompok terbang (kloter), sebanyak 424 kloter dijadwalkan bergerak menuju Makkah pada hari tersebut.

Zaenal menjelaskan, proses pemberangkatan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 14.00 waktu setempat dan diupayakan seluruh jemaah telah tiba di Makkah sebelum sore hari.

"Untuk hari ini, mereka sampai pergerakan pemberangkatan terakhir pukul 14.00, diusahakan nanti sampai pukul 17.00," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa jemaah yang belum berhasil keluar dari Mina hingga matahari terbenam wajib melanjutkan mabit dan mengikuti nafar tsani pada 13 Zulhijah.

"Jadi, mereka harus sudah keluar dari Mina sebelum gurubusyamsi atau terbenamnya matahari," tegasnya.

Selain jemaah yang bermalam di Mina, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga mencatat lebih dari 20 ribu jemaah mengikuti program tanazul, yakni kembali ke hotel tanpa mabit di Mina. Mayoritas peserta program tersebut juga memilih nafar awal.

Baca Juga: Menteri Bahlil Beri Pesan kepada Raffi Ahmad Usai Haji: Kalau Bisa Kelakuan Berubah

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan jadwal lempar jumrah secara terperinci guna mengatur pergerakan jemaah dan menghindari kepadatan di area Jamarat.

Sementara itu, jemaah yang memilih nafar tsani dijadwalkan melaksanakan lempar jumrah terakhir pada 13 Zulhijah sebelum kembali ke Makkah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi