Didesak Segera Gelar Muktamar NU pada Agustus 2026, Gus Ipul Tegaskan Kepanitiaan Sudah Rampung

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa pelaksanaan Muktamar NU tetap mengacu pada keputusan rapat pleno dan arahan Rais Aam, di tengah desakan percepatan dari Forum Ketua PWNU se-Indonesia.
“Semua sesuai pleno, sesuai arahan Rais Aam. Sebelumnya sudah diputuskan muktamar Agustus, dan apa yang sudah disepakati itu yang harus kita laksanakan,” ujar Gus Ipul, Selasa (28/4/2026).
Ia memastikan seluruh tahapan persiapan terus berjalan, termasuk penyusunan kepanitiaan yang kini telah rampung. Menurutnya, struktur panitia tinggal menunggu proses konsultasi dengan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
“Sekarang sudah dibahas, panitia sudah tuntas, tinggal dikonsultasikan ke Rais Aam dan Ketum. Susunan kepanitiaan sudah selesai,” katanya.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU ke-35, Muncul Lima Poros Paslon, Siapa Terkuat?
Selain itu, draf teknis pelaksanaan Muktamar juga disebut hampir seluruhnya diselesaikan. PBNU, lanjutnya, menyambut positif masukan dari para ketua PWNU sebagai bagian dari dinamika organisasi.
“Ini sejalan dengan arahan Rais Aam dan hasil rapat pleno. Kami sambut baik apa yang disampaikan Ketua PWNU,” ucapnya.
Dalam waktu dekat, PBNU juga akan menggelar Konferensi Besar (Konbes) sebagai tahapan menuju Muktamar. Gus Ipul menyebut agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026, sebelum Muktamar digelar pada Agustus.
“Panitia terus mempersiapkan untuk Konbes PBNU. Konbes digelar Juni dan Muktamar NU dilaksanakan Agustus, karena memang itu hasil kesepakatan rapat teknis,” ujarnya.
Sebelumnya, Forum Ketua PWNU se-Indonesia mendesak PBNU agar segera menggelar Muktamar paling lambat awal Agustus 2026. Bahkan, dalam kesepakatan forum tersebut disebutkan adanya ancaman mosi tidak percaya jika agenda tidak kunjung terlaksana.
Ketua PWNU Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz, membenarkan adanya pertemuan para ketua wilayah yang menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait percepatan Muktamar.
Baca Juga: PWNU Jatim Ancam Mosi Tidak Percaya Jika PBNU Tak Gelar Muktamar Agustus 2026
Hal senada juga disampaikan Ketua PWNU Jawa Barat, Juhadi Muhammad, yang menyebut hasil kesepakatan telah dituangkan dalam dokumen resmi.
Dengan kesiapan kepanitiaan yang telah rampung, sinyal pelaksanaan Muktamar NU pada Agustus 2026 semakin menguat di tengah upaya konsolidasi internal organisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








