Akurat

Targetkan Standar Global, Ini Arah Baru Transformasi Rumah Sakit Pemerintah

Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto | 9 Februari 2026, 10:14 WIB
Targetkan Standar Global, Ini Arah Baru Transformasi Rumah Sakit Pemerintah

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan menekankan transformasi rumah sakit harus bertumpu pada tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas layanan, penguatan pendidikan dan penelitian, serta tata kelola transparan dan akuntabel.

Menurut Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, peningkatan mutu layanan rumah sakit saat ini sudah mulai terlihat. Salah satunya melalui reformasi sistem remunerasi tenaga medis yang lebih adil dan berbasis kinerja.

Namun, ia mengingatkan agar setiap rumah sakit tetap berpegang pada penilaian yang objektif.

Hal ini menjadi komitmen untuk membawa rumah sakit milik pemerintah menembus standar layanan kesehatan kelas dunia.

"Kualitas layanan itu yang menilai seharusnya pasien, bukan kita sendiri. Salah satu ukurannya adalah ketika standar kita sudah diakui dan mulai dipercaya oleh pasien dari luar negeri," ujar Menkes, dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).

Pada aspek pendidikan, Menkes menekankan pentingnya pengembangan kompetensi dokter spesialis agar memiliki daya saing dan standar internasional.

Makanya, Kemenkes menargetkan peningkatan jumlah riset klinis (clinical trial) hingga 200 persen di lingkungan rumah sakit pemerintah sebagai upaya memperkuat inovasi dan kemandirian kesehatan nasional.

Dalam Ajang 3rd RS Kemenkes Awards tahun ini memberikan penghargaan pada 21 kategori, mencakup rumah sakit dan pimpinan yang dinilai unggul dalam transformasi layanan, mutu pelayanan, kepemimpinan, inovasi, serta pengalaman pasien.

Baca Juga: Antisipasi Virus Nipah, Menkes: Jangan Makan Buah Terbuka

Adapun, beberapa rumah sakit yang berhasil meraih penghargaan dalam pilar-pilar tersebut yaitu:

1. Pilar Peningkatan Kualitas Layanan & Inovasi

Best Quality Hospital (Indikator Mutu Terbaik): RS Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso.

Rumah Sakit dengan Inovasi Terbaik: RSUP dr. Kariadi, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dan RSUP Fatmawati.

Rumah Sakit dengan Hospitality Terbaik: RS Kanker Dharmais, RSUP Dr. Sitanala, dan RSAB Harapan Kita.

2. Pilar Penguatan Pendidikan dan Penelitian

Penyelenggara Unit Riset Klinis Terbaik: RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo, RSUP dr. M. Djamil, dan RS PON Prof. Dr. Mahar Mardjono.

Best Teaching Hospital: RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

RS Penyelenggara Pendidikan Utama Terbaik: RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Mata Cicendo, dan RSAB Harapan Kita.

3. Pilar Tata Kelola, Kepemimpinan dan Transformasi Menyeluruh

Best Transformation Hospital: RSUP dr. Kariadi.

Best CEO: Eniarti (Direktur Utama RSUP dr. Sardjito).

Tingkat Maturitas BLU Kategori "Luar Biasa": RSUP dr. Sardjito, RSUP dr. Kariadi, dan RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo.

Melalui penghargaan ini Kemenkes berharap rumah sakit penerima tidak hanya mampu mempertahankan capaian yang diraih tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan.

"Serta juga meningkatkan tata Kelola dan inovasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi rumah sakit pemerintah menuju layanan berkelas dunia," jelas Menkes.

Baca Juga: Menkes: Target Cek Kesehatan Gratis 2026 Naik Jadi 136 Juta Peserta

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.