Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 10 Februari 2026

AKURAT.CO Pada tanggal 10 Februari 2026, kalender Hijriah menunjukkan tanggal yang berbeda antara perhitungan Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah.
Informasi mengenai tanggal Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam sebagai pedoman untuk menentukan waktu ibadah dan hari-hari besar keagamaan.
Simak konversi tanggal 10 Februari 2026 ke dalam kalender Hijriah menurut kedua lembaga tersebut, beserta amalan yang dianjurkan di bulan Syaban.
Tanggal 10 Februari 2026 dalam Kalender Hijriah
Tanggal 10 Februari 2026 Masehi bertepatan dengan 22 Syaban 1447 H.
Bulan Syaban adalah bulan kedelapan dalam penanggalan kalender Islam dan merupakan bulan terakhir sebelum bulan Ramadhan.
Baca Juga: Mentan Amran: NTB Jadi Fondasi Benih Bawang Putih Nasional
Menurut Kementerian Agama (Kemenag)
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, 10 Februari 2026 bertepatan dengan 22 Syaban 1447 H.
Kemenag RI juga menyatakan bahwa bulan Februari 2026 bertepatan dengan bulan Syaban dan Ramadhan 1447 H.
Kalender Hijriah dapat membantu umat Muslim merencanakan ibadah wajib dan sunah.
Baca Juga: Gedung Putih Tegaskan Penolakan Trump atas Aneksasi Tepi Barat oleh Israel
Menurut Muhammadiyah
Menurut organisasi Muhammadiyah, 1 Februari 2026 bertepatan dengan 13 Syaban 1447 H berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Meskipun ada perbedaan dalam penetapan awal bulan, tanggal 10 Februari 2026 tetap tercatat sebagai 22 Syaban 1447 H dalam kalender Islam Hijriah Februari 2026 versi KHGT.
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 melalui perhitungan hisab.
Penetapan ini dilakukan melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang berdasarkan hasil hisab hakiki dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Pusat Tarjih Muhammadiyah telah merilis jadwal imsakiyah Ramadan 1447 H/2026 M untuk seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








