Akurat

Menko Polkam Beri Rekomendasi ke Menhub Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

Siti Nur Azzura | 25 Februari 2026, 13:54 WIB
Menko Polkam Beri Rekomendasi ke Menhub Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kanan) bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Mekopolkam) Djamari Chaniago (kiri) di Jakarta.

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, rekomendasi yang dapat menjadi perhatian terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 kepada Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.

Menurutnya, sinergi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, baik moda darat, laut, udara, maupun perkeretaapian.

"Kerja sama dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman," kata Djamari, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: KAI Mulai Jual Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Periode Lebaran, Yuk Jangan Sampai Ketinggalan!

Dia menekankan pentingnya peningkatan rampcheck atau inspeksi keselamatan secara konsisten dan menyeluruh pada seluruh moda transportasi, guna memastikan seluruh sarana angkutan dalam kondisi laik jalan dan serviceable.

Selain itu, tidak kalah penting memastikan kesiapan dan kesehatan awak angkutan umum, termasuk pengemudi, nahkoda, masinis, dan pilot, agar terbebas dari pengaruh narkotika, minuman beralkohol, maupun kelelahan melalui pemeriksaan kesehatan yang komprehensif dan berkala.

Pihaknya juga mendorong optimalisasi program mudik gratis yang aman dan berkeselamatan, sebagai bagian dari strategi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. 

"Serta perlu adanya penertiban serta mitigasi dampak kebijakan pembatasan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas dan penerapan delaying system," jelasnya.

Terkait potensi bencana, Djamari menegaskan pentingnya penyusunan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG. Ini menjadi pedoman bagi seluruh operator dan pemangku kepentingan transportasi, dalam menghadapi dinamika cuaca selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. “Kemenko Polkam telah dan akan terus melaksanakan langkah-langkah koordinatif guna memastikan momen Idulfitri 1447 H berlangsung aman dan kondusif," tegasnya.

 Sementara itu, Menhub Dudy menjelaskan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan Kemenhub guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat. 

Baca Juga: Pembayaran THR Harus Dua Pekan Sebelum Lebaran, Komisi IX DPR Minta Permenaker Direvisi

Pihaknya rekomendasi penerapan flexible working arrangement (FWA) pada beberapa hari sebelum dan setelah libur bersama, penambahan layanan pelabuhan penyeberangan Jawa Sumatera, serta penyiapan rest area dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama untuk pemanfaatan masjid sebagai tempat istirahat pemudik.

Selain itu, Kemenhub menyiapkan program diskon tiket transportasi kereta api, kapal laut, dan pesawat, serta diskon tarif tol pada periode tertentu. "Bersama BUMN, Kemenhub juga menyelenggarakan program mudik gratis sebagai upaya mengurangi beban masyarakat sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik," ujarnya.

Menhub secara khusus meminta dukungan dan kerja sama Menko Polkam dalam memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga serta aparat keamanan, guna menjamin aspek keamanan dan ketertiban selama Angkutan Lebaran 2026.

"Dukungan ini krusial agar seluruh kebijakan dan langkah teknis yang telah disiapkan dapat berjalan efektif di lapangan," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.