Akurat

Bansos PKH dan BPNT Cair Februari 2026, Cek Status Penerima Pakai NIK!

Shalli Syartiqa | 3 Februari 2026, 14:30 WIB
Bansos PKH dan BPNT Cair Februari 2026, Cek Status Penerima Pakai NIK!

AKURAT.CO ​Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada Februari 2026 untuk mendukung daya beli masyarakat dan menjaga ketahanan sosial.

​Penyaluran bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) telah dimulai secara bertahap.

​​Masyarakat dapat memverifikasi status kepesertaan mereka dan mengecek desil melalui website resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK)​.

Baca Juga: Praditya Tersingkir di Spektakuler Show 1, Ini Hasil Lengkap Indonesian Idol 2026

Program Bansos yang Dicairkan Februari 2026

​Pemerintah menyalurkan beberapa jenis bansos pada Februari 2026, khususnya PKH dan BPNT, dengan total sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

​PKH merupakan bantuan tunai yang ditujukan bagi keluarga miskin dengan komponen tertentu seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.

Nominal Bantuan PKH per Tahap (Triwulan):

  • Ibu hamil/nifas: ​Rp750.000
  • Anak usia 0-6 tahun: ​Rp750.000
  • Anak SD/sederajat: ​Rp225.000
  • Anak SMP/sederajat: ​Rp375.000
  • Anak SMA/sederajat: ​Rp500.000
  • Lansia 60 tahun ke atas: ​Rp600.000
  • Penyandang disabilitas berat: ​Rp600.000​

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

​BPNT adalah bantuan berupa sembako senilai Rp200.000 per bulan yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau mekanisme lain sesuai kebijakan daerah.

Pencairan BPNT dilakukan sekaligus untuk tiga bulan (Januari-Maret), sehingga KPM menerima total Rp600.000 dalam satu kali pencairan.

Syarat Penerima Bansos 2026

Untuk menjadi penerima bansos PKH dan BPNT, masyarakat harus memenuhi beberapa syarat:

  1. ​Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP yang valid.
  2. ​Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
  3. ​Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, atau Polri.
  4. ​Termasuk dalam kategori desil 1-5.
  5. ​Tidak sedang menerima bansos sejenis pada waktu yang sama.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan bansos dan posisi desil mereka secara online melalui website atau aplikasi resmi Kemensos.

Melalui Website Resmi Kemensos

  1. ​Kunjungi situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
  2. ​Pilih data domisili Anda (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan) sesuai KTP.
  3. ​Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  4. ​Ketik kode captcha yang muncul di layar.
  5. ​Klik "Cari Data".

​Sistem akan menampilkan informasi apakah nama yang dicari termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial aktif, jenis bantuan yang diterima, status pencairan, dan kategori desil.

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  1. ​Unduh aplikasi "Cek Bansos" melalui Google Play Store atau App Store.
  2. ​Login atau daftar akun jika belum memiliki. ​Anda mungkin perlu mengunggah NIK, nomor KK, foto KTP, dan swafoto untuk pendaftaran akun.
  3. ​Pilih menu "Cek Bansos".
  4. ​Lengkapi data domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
  5. ​Ketik kode captcha.
  6. ​Pilih menu "Cari Data".​

Sistem akan menampilkan informasi status penerima, jenis bantuan, dan periode penyaluran. ​Anda juga bisa melihat status data DTKS dan desil dengan menggulir ke bagian bawah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.