Prabowo dan Donald Trump Hadir di WEF Davos, Bakal Ada Pertemuan Bilateral?

AKURAT.CO Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan belum ada kepastian terkait kemungkinan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Dia menegaskan, agenda pertemuan Presiden Prabowo dengan Donald Trump masih menunggu konfirmasi jadwal.
"Belum, pada posisi menunggu konfirmasi jadwal," kata Prasetyo saat ditanya awak media mengenai peluang pertemuan kedua kepala negara tersebut, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Kunker ke Inggris, Prabowo Akan Bahas Konservasi Gajah di Aceh dengan Raja Charles III
Meski demikian, dia memastikan Presiden Prabowo tetap akan melanjutkan lawatan luar negerinya ke Davos, Swis, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) usai menyelesaikan agenda di Inggris.
"Dari Inggris, Bapak Presiden akan melanjutkan lawatan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri undangan di World Economic Forum," katanya.
Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo di WEF Davos merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kerja sama internasional, serta menjajaki peluang ekonomi global di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang.
"Ini bagian dari bagaimana kita harus menjalankan kerja sama antarnegara, mencari peluang-peluang ekonomi di tengah kondisi dunia yang geopolitiknya sangat dinamis. Jadi semua potensi dan peluang coba kita jajaki," ujarnya.
Prasetyo menambahkan, pemerintah akan terus memanfaatkan forum-forum internasional strategis seperti WEF untuk membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan berbagai negara serta pelaku ekonomi global.
Baca Juga: Kehadiran Prabowo Bangkitkan Semangat Pelajar Perantauan di London
Diketahui, Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Di laman resmi World Economic Forum, pidato khusus (special address) dari Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET). Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.
Dalam World Economic Forum tahun ini, pemimpin negara lainnya yang juga menyampaikan pidato secara khusus, antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









