Menkes: Dana Bantuan Nakes Terdampak Bencana Sumatera Cair Mulai Pekan Depan

AKURAT.CO Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, akan mempercepat penyaluran bantuan bagi tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana Sumatera. Dia berharap, bantuan yang diberikan dapat diterima sebelum memasuki Ramadan.
Pencairan dana bantuan tersebut ditargetkan bisa dimulai pada pekan depan, agar para nakes dapat segera memperbaiki hunian mereka sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
"Februari tengah kalau bisa ya sebagian besar sudah disalurkan, sehingga mereka bisa memperbaiki rumahnya dan kembali ke rumahnya," kata Menkes dalam konferensi pers pembangunan rumah bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis penanganan bencana Sumatera, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Pantau Penanganan Bencana Sumatera, Megawati Instruksikan Bantuan Logistik dan Obat Tetap Aman
Pemerintah berharap dengan percepatan ini, para tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang di kediaman mereka masing-masing.
"Harapan saya, minggu depan sudah mulai ada pencairan. Sehingga kalau sudah ada uangnya, teman-teman nakes bisa bersih-bersih dan memperbaiki rumah yang rusak kecil-kecil," ujarnya.
Diamenjelaskan, prioritas utama saat ini ialah melakukan percepatan validasi data agar bantuan tepat sasaran dan tidak terhambat birokrasi. Sebab, kendala utama dalam penyaluran bantuan seringkali terletak pada administrasi.
Oleh karena itu, pihaknya tengah merapikan ribuan data nakes agar siap diverifikasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Percepatannya itu dimulai dengan datanya mesti rapi dulu. Kalau enggak, Pak Jarwansyah (BNPB) enggak bisa kerja. Makanya kita sekarang sudah (selesai) kelompok satu, ada 3.500 data. Habis data ini rapi, nanti harus ada verifikasi yang dilakukan oleh BNPB," ucapnya.
Pihaknya juga mendapat dukungan penuh dari Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang telah menginstruksikan para kepala daerah untuk proaktif dalam penyediaan data di tingkat lokal.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Mendagri Serahkan Ratusan Gerobak Dorong hingga Bantuan Makanan
"Dan ini juga didorong oleh Pak Tito (Mendagri), karena Pak Tito yang berkata, ini ayo semua kepala daerah, mesti begini, begini, begini. Itu karena urusan data, tanpa data yang benar, BNPB juga enggak bisa bergerak. Sesudah verifikasi ini terjadi, nanti BNPB bisa menyalurkan," jelasnya.
Dalam memastikan proses ini tidak melambat, Menkes melakukan pengawasan ketat secara personal. Dia menjadwalkan pertemuan rutin melalui Zoom setiap dua hari sekali dengan koordinator lapangan untuk memantau status verifikasi.
"Saya akan pantau tiap hari. Saya punya pertemuan Zoom dua hari sekali. Saya akan kejar Pak Jaya sebagai koordinator. Oke dari 3.500 ini, hari ini yang sudah diperiksa BNPB berapa? Mana yang lulus, mana yang tidak? Yang lulus, kapan dicairkannya?" tegas Menkes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 3Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







