Akurat

Prabowo Ingatkan Pejabat Jangan Jadi Pemimpin yang Dikenang sebagai Maling

Paskalis Rubedanto | 7 Januari 2026, 22:00 WIB
Prabowo Ingatkan Pejabat Jangan Jadi Pemimpin yang Dikenang sebagai Maling

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengingatkan seluruh pejabat negara agar tidak menyalahgunakan jabatan dan kekuasaan yang diemban. Kehormatan sebagai pemimpin harus digunakan sepenuhnya untuk membela kepentingan rakyat, bukan untuk memperkaya diri sendiri.

"Para pemimpin, para pejabat, para gubernur, para bupati, para direktur utama BUMN, jangan gentar, jangan ragu-ragu. Para adik-adik saya, para menteri, janganlah kehormatan ini membuat kalian lalai. Berjuanglah untuk rakyat, berjuanglah," ucap Prabowo di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Dia mengajak para pejabat merenungkan bagaimana mereka akan dikenang oleh rakyat, ketika masa jabatan berakhir. Menurutnya, ukuran utama kepemimpinan adalah keberpihakan kepada rakyat, keadilan, serta keberanian membela kelompok lemah dan miskin.

Baca Juga: Prabowo Cerita Kerap Disogok Banyak Pihak Selama Jadi Presiden: Geleng-geleng Kepala Saya

"Pada saat kita dipanggil, apakah rakyat akan berkata, oh, dia waktu memimpin adalah orang baik. Waktu dia memimpin, dia selalu membela rakyat. Waktu dia memimpin, dia selalu membela keadilan. Waktu dia memimpin, dia selalu membela orang yang lemah, orang yang miskin, dan dia selalu menegakkan keadilan," ujar Prabowo.

Sebaliknya, Prabowo mengingatkan bahwa jabatan yang disalahgunakan akan meninggalkan catatan buruk dalam sejarah pribadi maupun keluarga pejabat tersebut.

Baca Juga: 5.700 Desa Masih Gelap, Prabowo Minta Bahlil Akselerasi Elektrifikasi

"Saya yakin keluarga kita akan merasa sangat bangga. Bandingkan dengan jika nanti kau dipanggil dan orang berkata, oh, dia dulu maling, dia dulu koruptor, dia hanya memperkaya diri," tuturnya.

Dia menegaskan, kebenaran dan keadilan tidak akan terwujud tanpa kepemimpinan yang berani dan jujur. Oleh karena itu, dia meminta seluruh pejabat di semua tingkatan pemerintahan untuk menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanah negara.

"Karena sesungguhnya, kadang-kadang kebenaran dan keadilan hanya bisa datang melalui kepemimpinan yang berani dan jujur," tandas Prabowo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.