Akurat

Akselerasi Reformasi Birokrasi melalui Penguatan Kompetensi Administrator

Oktaviani | 8 Desember 2025, 12:59 WIB
Akselerasi Reformasi Birokrasi melalui Penguatan Kompetensi Administrator

AKURAT.CO Pemimpin yang adaptif dan berintegritas adalah modal utama untuk memajukan bangsa.

Perjalanan ASN menjadi pemimpin sejati penuh tantangan, zona nyaman yang harus ditinggalkan, dan paradigma yang harus ditransformasi. Dari proses inilah karakter kepemimpinan terbentuk.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, SH, MA, pada Pelepasan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2025 di Graha Makarti Bhakti Nagari, ASN Corporate University.

“Kepemimpinan Administrator bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi bagaimana pemimpin menjadi agen perubahan, menginspirasi tim, serta memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Tri Widodo menekankan lima prinsip penting dalam kepemimpinan: menjadi pemimpin yang melayani, menjadi agen perubahan yang bijaksana, tidak pernah berhenti belajar, membangun jejaring dan sinergi, serta menjaga integritas sebagai kompas moral.

“Kepemimpinan tanpa integritas adalah rumah tanpa fondasi. Mungkin berdiri dalam jangka pendek, tetapi akan runtuh dalam jangka panjang. Alumni PKA diharapkan terus menggali potensi diri, mengikuti perkembangan zaman, dan menjalankan kepemimpinan bermartabat serta berintegritas dalam memberikan pelayanan publik,” tambahnya.

Direktur Pembelajaran Manajerial Kepemimpinan, Dr. Giri Saptoaji, S.S., M.A., menyebutkan bahwa alumni PKA perlu terus berperan sebagai pemimpin perubahan yang menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di instansi masing-masing.

Baca Juga: Hari Ini, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diperiksa Kemendagri Terkait Izin Umroh

“Selama pelatihan, peserta mengikuti pembelajaran kelas, e-learning, dan Studi Lapangan (Stula). Pengalaman lapangan memberikan wawasan tentang pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan daerah serta respons pelayanan publik terhadap kebutuhan masyarakat, penting untuk membentuk pemimpin yang mampu mengambil keputusan tepat dan berorientasi hasil,” jelasnya.

Evaluasi akhir pelatihan dilakukan melalui empat aspek: Akademik (15%), Pembelajaran Lapangan (20%), Produk Aktualisasi Perubahan (50%), dan Sikap Perilaku (15%).

Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh 47 peserta dinyatakan lulus, dengan tiga peserta meraih predikat Lulusan Teristimewa atas aksi perubahan inspiratif mereka:

  1. Peringkat Pertama: Syahrul Mubarak Yamang, A.Md.Im., S.H.
    Aksi Perubahan: Revitalisasi Tata Kelola Keprotokolan melalui Sinkronisasi Agenda Pimpinan (SIGAP) dan Regulasi Keprotokolan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

  2. Peringkat Kedua: Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, Amd.IP., S.H., M.A.
    Aksi Perubahan: SIKAP – Strategi Integrasi Kolaboratif Anti Narkoba dan Pemberdayaan Warga Binaan.

  3. Peringkat Ketiga: Eko Ari Wibowo, A.Md.IP., S.H., M.M.
    Aksi Perubahan: Optimalisasi Layanan Manajemen Kepegawaian melalui Navigasi Online Kepegawaian Pemasyarakatan (NOKENPAS) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2025 merupakan rangkaian pelatihan dengan metode blended learning yang diikuti 47 peserta, seluruhnya berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga: PUBG Mobile Gandeng Porsche Hadirkan Sensasi Precision Driving di Battlegrounds

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.