Perkuat Kepemimpinan ASN melalui Rakornas PKA dan PKP 2025

AKURAT.CO Pelayanan publik yang cepat, akurat, dan berdampak bagi masyarakat memerlukan pemimpin ASN yang berintegritas tinggi dan adaptif.
Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, SH, MA, menegaskan hal ini dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) di Graha Makarti Bhakti Nagari, ASN Corporate University.
“Spirit yang berkembang adalah pelatihan ASN tidak harus berlangsung terlalu lama. Yang penting bukan durasinya, tetapi efektivitasnya. Ke depan, kami mendorong pelatihan yang lebih ringkas, relevan, dan fokus pada kompetensi yang dibutuhkan pemimpin hari ini,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Tri Widodo menekankan pentingnya memperluas kompetensi kepemimpinan melalui pelatihan teknis yang lebih spesifik, seperti penggunaan data analytics untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dan kemampuan managing risk for leaders.
“Forum ini merupakan wujud komitmen terhadap dampak nyata dari setiap rupiah anggaran dan setiap langkah yang dicurahkan bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Setiap upaya pelatihan ASN, menurut Tri Widodo, harus berorientasi pada dampak nyata bagi publik.
Baca Juga: Cara Mengajukan KUR BRI 2025 Lewat HP, Cair Cepat! Cek Simulasi Angsuran di Sini
Proyek perubahan harus menjawab kebutuhan organisasi dan memberikan manfaat yang terukur.
Ukuran keberhasilannya adalah sejauh mana masyarakat merasakan perubahan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Giri Saptoaji, S.S., M.A., Direktur Pembelajaran Manajerial Kepemimpinan, menekankan pentingnya peningkatan kualitas penyelenggaraan PKA dan PKP.
“LAN rutin melakukan evaluasi dan koordinasi dengan seluruh penyelenggara pelatihan untuk memastikan pelaksanaan PKA dan PKP berjalan sesuai standar mutu, relevan dengan kebutuhan organisasi, dan berdampak nyata terhadap kinerja instansi pemerintah,” ujarnya.
Melalui Rakornas PKA dan PKP 2025, Giri berharap pelatihan kepemimpinan semakin berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan transformasi birokrasi.
“Mari kita bangun kolaborasi dan kerja sama agar menghasilkan rekomendasi efektif yang berdampak nyata bagi penyelenggaraan PKA dan PKP di tahun 2026 dan seterusnya,” tutupnya.
Dalam Rakornas ini, berbagai substansi terkait penyelenggaraan PKA dan PKP dibahas bersama, mulai dari kendala yang sering muncul hingga solusi dan rekomendasi yang dapat diterapkan, antara lain:
-
Penyempurnaan kebijakan dan regulasi PKA-PKP beserta aturan teknis operasional.
-
Modernisasi pembelajaran berbasis digital melalui penyediaan LMS yang lebih user-friendly.
-
Perbaikan koordinasi dan jadwal pelatihan melalui penyempurnaan kurikulum dan metode pembelajaran.
Rakornas kali ini diikuti oleh lembaga pelatihan terakreditasi dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Baca Juga: Kapan Timnas Indonesia Bertanding di SEA Games 2025? Cek Jadwal Lengkap Fase Grup hingga Final
Acara ini juga menghadirkan talkshow interaktif bertema “Tantangan dan Strategi Peningkatan Kualitas PKA dan PKP” dengan narasumber Dr. Giri Saptoaji, S.S., M.A., dan Erfi Muthmainah, S.S., MA, serta dimoderatori Muhammad Rezky Aditya Ardiyan, SE., M.Soc.Sc.
Dua poin utama yang dibahas adalah overview kebijakan PKA dan PKP serta penjaminan mutu penyelenggaraan pelatihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










