Akurat

Prabowo: Pemerintah Tak Akan Biarkan Korban Bencana Memikul Beban Sendiri

Atikah Umiyani | 1 Desember 2025, 20:06 WIB
Prabowo: Pemerintah Tak Akan Biarkan Korban Bencana Memikul Beban Sendiri

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak akan pernah ditinggalkan sendirian oleh pemerintah. Pesan itu disampaikan Prabowo secara langsung di hadapan warga saat meninjau lokasi bencana di Padang Pariaman, Sumatera Barat. 

"Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban," ujar Prabowo, diikuti tepuk tangan warga, Senin (1/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan kabar baik bahwa cuaca telah membaik dan bantuan sudah banyak yang sampai ke wilayah terdampak.

Baca Juga: Mendagri Ungkap Alasan Warga Terdampak Bencana Sumatera Lakukan Penjarahan: Mereka Lapar dan Terisolasi

"Alhamdulillah cuaca membaik, alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai. Saya dapat laporan listrik di Sumatera Utara sudah hampir 100 persen," imbuhnya. 

Meski demikian, sebagian kabupaten masih sulit dijangkau lewat jalur darat, namun pemerintah memastikan distribusi bantuan tetap berjalan melalui udara. 

"Beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helicopter, pesawat. Di Aceh pun demikian," ujarnya.

Baca Juga: Geram Lihat Pencitraan Saat Bencana, Inul Daratista Kritik Pejabat Sibuk Pose di Aceh: Giliran Foto Paling Depan

Kepada keluarga korban, Prabowo menyampaikan doa dan rasa duka. "Saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Saya berdoa bapak-bapak ibu-ibu tegar," katanya.

Prabowo kemudian menegaskan bahwa pemerintah bekerja sepenuhnya untuk rakyat dan akan memastikan pengelolaan negara berjalan bersih.

"Pemerintah RI adalah milik rakyat. Kita kerja untuk rakyat, kita berbakti untuk rakyat. Kita akan mengelola kekayaan negara supaya bisa membantu rakyat. Supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat," ungkapnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.