Pemerintah Dorong Keterlibatan Pemuda untuk Percepat Pembangunan Papua

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menerima audiensi Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Pertemuan ini menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar generasi muda dilibatkan secara lebih strategis dalam agenda pembangunan nasional, khususnya Papua.
Dia menegaskan, percepatan pembangunan Papua membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda, termasuk dari organisasi lintas agama. Dialog, komunikasi inklusif, serta kolaborasi antarorganisasi kepemudaan sangan diperlukan untuk memperkuat persatuan dan stabilitas sosial.
"Pemuda lintas agama harus membantu menjalin dialog yang efektif dan konsolidasi kebangsaan dalam menjaga persatuan dan kerukunan. Karena kunci pembangunan ada di situ," kata Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, dikutip Kamis (27/11/2025).
Baca Juga: Kemenkes Ungkap Empat Faktor Penyebab Ibu Hamil di Papua Meninggal Setelah Ditolak RS
Sementara itu, Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, mengatakan bahwa Wapres juga mendorong agar Pemuda Katolik memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan lembaga strategis, termasuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua yang baru dibentuk.
Dia memastikan, ruang kolaborasi terbuka lebar agar kerja sama berjalan cepat, tepat sasaran, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
"Tadi kami langsung direspons untuk bisa langsung berkomunikasi dan beraudiensi dengan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan di Papua yang baru saja terbentuk satu bulan ini. Kami akan disambungkan langsung supaya langsung klop," ucapnya.
Selain itu, Wapres Gibran juga menekankan kepada generasi muda menjalankan fungsi kontrol publik terhadap implementasi pembangunan di Papua. Menurutnya, kritik diperlukan selama disampaikan secara konstruktif dan disertai data lapangan.
Baca Juga: Kemenkes Tunggu Hasil Audit Dugaan Kelalaian RS dalam Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Papua
"Jadi kami sebagai pemuda lintas agama tetap diminta untuk kritis, tetapi kritis yang konstruktif, ada masalah di lapangan segera dilaporkan," ujarnya.
Dia menjelaskan, Pemuda Katolik telah membentuk Gugus Tugas Papua, sebuah struktur khusus yang fokus pada pemberdayaan, edukasi, dan pengembangan kapasitas masyarakat Papua. Program ini dirancang sejalan dengan prioritas pemerintah dalam pembangunan inklusif dan berbasis partisipasi masyarakat.
"Karena Pak Wapres adalah Ketua Badan Pengarah dan beliau menyambut dengan sangat luar biasa, isu-isu ini akan beliau bawa dalam pembahasan dengan Bapak Presiden tentunya dan tentu juga dengan komite seperti percepatan pembangunan di Papua," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







