Akurat

Lapor ke Presiden, Mendagri: Angka Inflasi Cukup Terkendali

Wahyu SK | 25 November 2025, 12:54 WIB
Lapor ke Presiden, Mendagri: Angka Inflasi Cukup Terkendali

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan laporan terkait stabilitas inflasi dan kondisi ekonomi daerah kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (24/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Tito melaporkan bahwa angka inflasi saat ini year on year 2,86 persen dan year to date 2,1 persen. 

"Artinya cukup terkendali baik, terutama sektor pangan juga malah menjadi penyeimbang deflasi,"  ujarnya.

Baca Juga: Terbitkan Surat Edaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siap Siaga Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Tito menambahkan, komoditas beras yang sebelumnya menjadi perhatian kini menunjukkan perbaikan signifikan dan keluar dari urutan daftar pangan bermasalah. 

"Daerah-daerah yang mengalami penurunan (harga) makin banyak, yang mengalami kenaikan hanya sedikit sekali. Dan itu sudah dicover dengan baik saya kira oleh Menteri Pertanian Pak Amran, sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, kemudian juga Bulog bekerja sama dengan teman-teman Pemda," jelasnya.

Meski demikian, Tito melaporkan adanya kenaikan pada bawang merah, cabai, dan sedikit pada telur ayam ras, yang perlu diantisipasi terutama untuk mendukung Program MBG. 

Baca Juga: Mendagri Ingin Pembangunan di Tanah Papua Berjalan Lebih Cepat

Selain itu, Mendagri juga menyampaikan perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah yang dibahas secara berkala bersama Presiden. 

"Yang tertinggi misalnya Maluku Utara, ada yang minus yaitu Papua Tengah. Saya sampaikan, beliau tanya kenapa penyebabnya, di antaranya karena adanya ekspor dari Freeport yang tertahan, adanya smelter yang pernah terbakar, kemudian ada longsor ya di mana produksinya mereka menjadi tertahan. Itu mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Papua Tengah, Timika, itu mengalami kontraksi minus delapan persen," jelasnya.

Selain inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah, Mendagri juga melaporkan realisasi pendapatan dan belanja daerah per tanggal 23 November 2025. 

Baca Juga: Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Dorong Ekonomi Daerah dan Lindungi Rakyat Kecil

Menurut Tito, pendapatan 552 daerah tercatat rata-rata capaian 82 hingga 83 persen, sedangkan untuk belanja daerah berada pada angka kurang lebih 68 persen. 

"Kita mendorong tentunya belanjanya ya di atas 75 persen, 80 persen gitu," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri turut menyampaikan isu lain kepada Presiden Prabowo termasuk progres dukungan Kemendagri dalam program pemerintah dan Komite Percepatan Pembangunan Papua. 

Baca Juga: Mendagri Bakal Bagi Tugas Tiga Wamen Berdasarkan Zona Wilayah Indonesia

"Saya minta kepada Bapak Presiden berkenan untuk menerima mereka, sekaligus memberikan arahan. Kalau bisa serempak dengan para kepala daerah se-Papua dalam rangka percepatan pembangunan," ujarnya. 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK