Akurat

Menara Syariah PIK2 Siap Jadi Pusat Ekosistem Ekonomi Syariah Global

Arief Rachman | 7 November 2025, 15:02 WIB
Menara Syariah PIK2 Siap Jadi Pusat Ekosistem Ekonomi Syariah Global

AKURAT.CO Menara Syariah PIK2 kembali menjadi pusat perhatian dunia akademik dan industri syariah.

Pada Selasa (4/11/2025), gedung ikonik yang menjadi bagian dari Islamic Financial Center itu menjadi lokasi penyelenggaraan The 2nd International Summer Class yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan berskala internasional ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan pelaku industri dari berbagai daerah dan negara untuk memperluas jejaring serta memperdalam pemahaman terhadap ekonomi dan bisnis berbasis nilai Islam.

Ketua Pelaksana The 2nd International Summer Class, Murdiyah Hayati, S.Kom., MM, menyebut kegiatan ini merupakan ruang kolaboratif lintas negara yang memperkuat jejaring pengetahuan dan pemikiran global.

“Kegiatan The 2nd International Summer Class ini diikuti oleh 75 peserta dimana 49 orang itu dari UIN luar Jakarta. Kita tergabung dari 11 universitas yaitu UIN Jakarta, UIN Surakarta, Universitas Malikussaleh Aceh, Universitas Khairun Ternate, UIN Samarinda, IAIN Pontianak, UIN Malang, Universitas Trunojoyo Madura, UIN Semarang, UIN Jember serta dari Afganistan, Thailand, Gambia, Kamboja dan Filipina,” jelasnya.

Komisaris PT Fin Centerindo Satu, Harianto Solichin, menilai kegiatan ini memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat sinergi antara akademisi dan pelaku industri.

Baca Juga: Bandara Dhoho Kediri Siap Layani Penerbangan Perdana Super Air Jet

“Untuk itu mari kita bersama-sama jadikan The 2nd International Summer Class ini sebagai ajang pembelajaran yang berharga untuk menyerap ilmu baru serta berbagi pengalaman dan memperkaya wawasan kita serta dapat memberikan inspirasi positif bagi kita semua,” ujarnya.

Selain mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang, agenda ini juga menghadirkan sesi inspiratif dari pelaku usaha dan praktisi ekonomi.

Ridho Muhammad Sakti, S.Farm., membawakan materi Entrepreneur Success Story yang mengisahkan perjalanan membangun bisnis dari awal hingga sukses.

Sementara itu, Harianto Solichin kembali tampil dengan materi bertajuk Formulating Customer-Centric Innovations: Aligning Business Strategies with Consumer Needs, menekankan pentingnya inovasi yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan bisnis berawal dari kemampuan memahami manusia di balik angka dan strategi.

Sesi diskusi kelompok bertema Idea for Summer Project menjadi wadah interaksi ide antarpeserta yang menghasilkan sejumlah gagasan inovatif berbasis prinsip ekonomi Islam.

Kegiatan tersebut memperlihatkan antusiasme generasi muda dalam mengembangkan proyek sosial dan kewirausahaan dengan nilai-nilai etis dan keberlanjutan.

Menjelang sore, peserta diajak berkeliling kawasan PIK2, termasuk mengunjungi Aloha Pasir Putih.

Aktivitas tersebut menjadi sarana relaksasi sekaligus memperkuat jejaring lintas budaya.
Salah satu peserta, Aidah Sandy Aulia, mahasiswa UIN Malang, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini.

“Acaranya cukup menarik dan materinya itu daging dan langsung implementatif. Di PIK2 ini cukup teratur ya perkotaannya jadi tata kelola kotanya bagus dan bikin perasaan ingin balik kesini lagi suatu hari nanti,” tuturnya.

Baca Juga: 12 Duta Besar LBBP Menghadap Prabowo di Istana, Serahkan Surat Kepercayaan Penuh

Acara ditutup dengan Gala Dinner di Menara Syariah dalam suasana penuh keakraban. Momen tersebut menandai semangat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan komunitas global.

Melalui kegiatan ini, Menara Syariah PIK2 memperkuat posisinya sebagai ekosistem strategis bagi pertumbuhan ekonomi syariah yang berdaya saing global, menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik industri dalam semangat kolaborasi lintas budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.