Apa Itu Siklon Tropis? BMKG Ungkap Fenomena yang Picu Cuaca Ekstrem November 2025!

AKURAT.CO Siklon tropis kembali menjadi sorotan publik setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi kemunculannya pada pekan pertama November 2025.
Fenomena siklon tropis ini disebut dapat memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi di perairan.
Apa Itu Siklon Tropis?
Dikutip dari berbagai sumber, siklon tropis merupakan sistem tekanan rendah yang terbentuk di wilayah perairan hangat tropis dan subtropis.
Baca Juga: Pramono Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Antisipasi Hujan Lebat dan Banjir Rob
Fenomena ini ditandai dengan perputaran angin yang kuat dan pusat tekanan yang rendah di bagian tengahnya.
Umumnya, siklon tropis terbentuk ketika suhu permukaan laut mencapai lebih dari 26,5°C dan kelembapan udara cukup tinggi.
Menurut BMKG, siklon tropis terbentuk dari kumpulan awan konvektif yang berputar dan kemudian menguat akibat penguapan air laut hangat.
Ketika tekanan udara di pusat semakin rendah, kecepatan angin meningkat dan menghasilkan pusaran besar yang berpotensi menyebabkan badai hebat.
Penyebab Siklon Tropis dan Dampaknya
BMKG menjelaskan bahwa siklon tropis dapat terbentuk akibat perbedaan suhu dan tekanan udara antara permukaan laut dan atmosfer.
Energi panas yang dilepaskan dari laut menjadi bahan bakar utama terbentuknya badai ini.
Dampak dari siklon tropis bisa sangat luas, antara lain:
- Hujan deras dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan banjir serta longsor.
- Gelombang tinggi di perairan selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
- Gangguan penerbangan dan pelayaran akibat visibilitas rendah serta kondisi laut berbahaya.
Siklon Tropis di Sekitar Indonesia Pekan Ini
Berdasarkan laporan BMKG, aktivitas bibit siklon tropis terpantau di wilayah Samudra Hindia bagian selatan Indonesia.
Meski belum masuk kategori berbahaya, potensi pertumbuhannya tetap perlu diwaspadai karena bisa memicu peningkatan curah hujan di beberapa daerah seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Kalimantan.
Fenomena ini juga dapat memengaruhi pola angin dan menyebabkan hujan tidak merata di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap kemungkinan cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai petir dan angin kencang.
Langkah Antisipasi Menghadapi Cuaca Ekstrem
BMKG mengimbau agar masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dengan memantau informasi prakiraan cuaca harian. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
Baca Juga: Mengapa Cuaca Panas Bisa Tingkatkan Risiko Demam Berdarah? Begini Penjelasan Ilmiahnya!
- Menghindari aktivitas di laut saat gelombang tinggi.
- Memastikan saluran air dan drainase tidak tersumbat.
- Memperhatikan kondisi rumah dan pohon sekitar yang berpotensi tumbang saat angin kencang.
- Mengikuti peringatan dini cuaca melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id.
Itulah penjelasan lengkap mengenai siklon tropis dan potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi pada November 2025 menurut BMKG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








