DPD RI Dorong Diplomasi Budaya Lewat Convention Dunia Melayu Dunia Islam ke-23

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendorong penguatan diplomasi budaya antarnegara, melalui penyelenggaraan Convention Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23 yang digelar di Jakarta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang mempererat persaudaraan dan kerja sama antarnegara, yang memiliki akar sejarah dan kebudayaan Melayu.
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin; Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; serta 16 perwakilan negara anggota DMDI.
Baca Juga: DPD RI Gelar Welcome Dinner Bersama 16 Delegasi Negara Anggota DMDI
Sultan menuturkan, penyelenggaraan konvensi ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan antarnegara serumpun, terutama dalam konteks kebudayaan, sejarah, dan pembangunan dunia Islam.
"Convention Dunia Melayu Dunia Islam ke-23 ini dihadiri oleh pengurus DMDI se-Indonesia dan belasan negara perwakilan Melayu di dunia. Kami ingin membangkitkan kembali sejarah kebesaran Melayu yang bukan hanya kaya literasi, tapi juga memiliki peradaban panjang dan berpengaruh," ujar Sultan, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, bangsa Melayu memiliki posisi penting dalam sejarah peradaban dunia, sehingga pelestarian nilai-nilai budaya dan solidaritas di antara negara-negara rumpun Melayu menjadi bagian dari diplomasi lunak (soft diplomacy) Indonesia di tingkat global.
"Target kita adalah menjangkau seluruh dunia yang punya rumpun Melayu, sekitar 23 negara. Kita ingin mempererat kembali hubungan, saling belajar, dan membangkitkan kebanggaan terhadap sejarah Melayu," ujarnya.
Kehadiran Presiden DMDI yang juga merupakan Gubernur sekaligus Sultan Malaka, menjadi simbol kuat dari semangat persahabatan dan solidaritas Melayu lintas batas negara.
Baca Juga: Rudianto Manurung: Dari Tanah Melayu Menuju Panggung Dunia
"Presiden DMDI berkantor pusat di Malaka. Kami merasa bahagia karena malam ini beliau bisa hadir langsung. Besok kita akan melakukan opening ceremony di Hotel Borobudur," kata Sultan.
Melalui pertemuan ini, DPD RI berharap semangat kebersamaan bangsa-bangsa serumpun dapat menjadi jembatan kerja sama baru di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan kebudayaan, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam jaringan dunia Melayu dan dunia Islam.
"Intinya, DMDI bukan hanya wadah nostalgia sejarah, tapi platform diplomasi budaya yang memperkuat persatuan, kolaborasi, dan kebangkitan dunia Melayu di era modern," pungkas Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok







