Akurat

DPD RI Gelar Welcome Dinner Bersama 16 Delegasi Negara Anggota DMDI

Paskalis Rubedanto | 23 Oktober 2025, 22:14 WIB
DPD RI Gelar Welcome Dinner Bersama 16 Delegasi Negara Anggota DMDI

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar acara welcome dinner atau penyambutan kepada 16 perwakilan delegasi dari berbagai negara, yang termasuk dalam anggota Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI). 

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, bersama para pimpinan, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, serta para petinggi DMDI lainnya.

Sultan menyampaikan, perhelatan Convention Dunia Melayu Dunia Islam kali ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali kejayaan peradaban Melayu, yang memiliki akar sejarah panjang dan kontribusi besar terhadap perkembangan dunia Islam.

Baca Juga: Waka DPD RI Tamsil Linrung Dorong Pemuda Parlemen Indonesia Wujudkan Demokrasi Produktif dan Gotong Royong

"Kita ada acara yang lumayan besar, yaitu Convention Dunia Melayu Dunia Islam ke-23 yang berpusat di Jakarta. Dihadiri oleh seluruh pengurus DMDI se-Indonesia dan belasan negara perwakilan Melayu di dunia," kata Sultan, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2025) malam.

Menurutnya, bangsa Melayu memiliki sejarah yang luar biasa, baik dari segi literasi, kebudayaan, maupun peradaban yang telah terbentuk selama berabad-abad. DPD RI berkomitmen untuk ikut berperan dalam upaya membangkitkan kembali nilai-nilai dan kebesaran sejarah tersebut.

"Kami mencoba membangkitkan bagaimana sejarah kebesaran Melayu itu mulai diangkat. DMDI yang berdiri sejak tahun 2000 akhirnya menemukan momentumnya sekarang. Target kita sebenarnya adalah menjangkau seluruh dunia yang punya rumpun Melayu, sekitar 23 negara, yang akan kita kunjungi demi membangkitkan kembali sejarah Melayu," ujarnya.

Sultan juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden DMDI yang juga menjabat sebagai Gubernur dan Sultan Malaka, Tun Seri Setia Dr. H. Mohd. Ali Rustam.

Dia menyebut, kehadiran para tamu dari berbagai negara merupakan bentuk dukungan moral bagi upaya memperkuat kembali identitas dan solidaritas masyarakat Melayu dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.