Badan Bank Tanah Komitmen Optimalkan Lahan Negara di Desa Kutuh untuk Pariwisata

AKURAT.CO Badan Bank Tanah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Tanah dengan Pemerintah Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali, untuk pengembangan ekonomi daerah.
Kesepakatan ini dilakukan di atas lahan Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah seluas 5.000 meter persegi yang terletak di Desa Kutuh, dan akan dikembangkan sebagai kawasan penunjang pariwisata yang melibatkan pelaku UMKM lokal di sekitarnya.
Penandatanganan ini menandai langkah konkret Badan Bank Tanah dalam mengimplementasikan mandatnya, untuk memastikan tanah negara dapat dimanfaatkan secara produktif, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus mendukung penguatan ekonomi berbasis komunitas lokal.
Baca Juga: Badan Bank Tanah dan Pemprov Maluku Utara Kerja Sama Dorong Optimalisasi Tanah Tidur
Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah desa dalam mengoptimalkan aset negara yang memiliki potensi ekonomi tinggi.
"Pemanfaatan lahan di Desa Kutuh ini bukan hanya untuk mendukung sektor pariwisata, tetapi juga untuk memperkuat peran masyarakat desa dan UMKM sebagai bagian penting dalam rantai ekonomi lokal," ujar Hakiki di Menara BNI, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Dia menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Desa Kutuh merupakan salah satu komitmen Badan Bank Tanah, dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan daerah secara berkelanjutan.
Baca Juga: Badan Bank Tanah dan BNI Kolaborasi Perkuat Investasi Lewat Pemanfaatan Lahan Negara
"Melalui kerja sama dengan pemerintah desa seperti ini, kami ingin memastikan pengelolaan tanah membawa dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kutuh, I Wayan Mudana, menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang untuk mengembangkan potensi desa, melalui pengelolaan lahan yang profesional dan berorientasi pada keberlanjutan.
"Kami berterima kasih kepada Badan Bank Tanah atas kepercayaannya kepada Desa Kutuh. Kerja sama ini akan menjadi motor penggerak bagi ekonomi lokal, sekaligus membuka lapangan kerja dan peluang baru bagi masyarakat kami," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








