Akurat

Pakai Sarung, GMNI ‘Nyantri’ ke Gus Yahya di Kantor PBNU

Ahada Ramadhana | 10 Oktober 2025, 17:07 WIB
Pakai Sarung, GMNI ‘Nyantri’ ke Gus Yahya di Kantor PBNU

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersilaturahmi dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Ketua Umum DPP GMNI Muhammad Risyad Fahlefi bersama Sekretaris Jenderal Patra Dewa dan jajaran pengurus hadir mengenakan jas merah, peci, serta sarung ala santri.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Gus Yahya didampingi Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni.

Risyad menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya merajut kebangsaan antara kalangan nasionalis dan santri, sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila dan keislaman.

Baca Juga: Bekerja Sambil Sekolah, Rafly Anak Samarinda Kini Punya Harapan Baru Berkat Sekolah Garuda

“Kami silaturahmi dan berdiskusi mengenai situasi bangsa hari ini. Kami juga membicarakan soal demokrasi Indonesia, di mana GMNI harus berperan aktif dalam membangun demokrasi yang lebih substansial dan berkualitas,” ujar Risyad.

Dalam kesempatan itu, Gus Yahya memberikan pesan reflektif bagi GMNI agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri marhaenisme.

“Pesan khusus dari Gus Yahya, GMNI di tengah perkembangan zaman harus menemukan transformasinya, mau dibawa ke mana organisasi ini dan kader-kader ke depan. Ini menjadi refleksi penting bagi kami semua,” ungkap Risyad.

Selain berdialog, GMNI juga menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo. Pertemuan ditutup dengan doa bersama untuk bangsa Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.