Dukung Mobilitas Masyarakat, Gibran Minta Pengerjaan MRT Sawah Besar Tak Molor

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan transportasi publik yang aman, terjangkau, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.
Dalam kunjungannya meninjau pembangunan Stasiun MRT Sawah Besar, Jakarta Pusat, dia meminta agar seluruh proses konstruksi berjalan sesuai jadwal dan standar yang sudah ditetapkan.
"Peninjauan ini sejalan dengan arahan presiden untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis nasional di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menargetkan transportasi publik yang lebih terintegrasi, efisien, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Gibran, dikutip Selasa (30/9/2025).
Baca Juga: Integrasi LRT dan MRT Dongkrak Penumpang Commuter Line Sepanjang 2025
Selain melihat langsung progres konstruksi, dia juga mendapat penjelasan mengenai capaian penting MRT Jakarta Fase 2A. Salah satunya, keberhasilan Tunnel Boring Machine (TBM) menembus (breakthrough) hingga Stasiun Sawah Besar.
Pencapaian ini menandai keterhubungan jalur bawah tanah antara Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Sawah Besar.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, mengatakan MRT Jakarta Fase 2A akan membentang sepanjang 5,8 kilometer dari Bundaran HI hingga Kota, dengan tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. Pembangunan segmen Bundaran HI–Harmoni ditargetkan selesai pada 2027, sementara segmen Harmoni–Kota pada 2029.
"Arahannya untuk pastikan berjalan dengan baik," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









