Akurat

Angga Raka Diminta Mundur dari Kursi Wamenkomdigi, Deng Ical: Jabatan Kepala BKP Lebih Berat

Paskalis Rubedanto | 18 September 2025, 18:14 WIB
Angga Raka Diminta Mundur dari Kursi Wamenkomdigi, Deng Ical: Jabatan Kepala BKP Lebih Berat

AKURAT.CO Komisi I DPR RI menanggapi positif pelantikan Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP). Diharapkan BKP di bawah kepemimpinan Angga Raka dapat memperkuat tata kelola komunikasi pemerintah secara menyeluruh.

Meski demikian, Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, meminta Angga mundur dari jabatan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Menurutnya, jabatan Kepala BKN lebih penting karena harus menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo Subianto, agar pesan presiden bisa disampaikan dengan baik, jelas, dan tidak menimbulkan kerancauan. 

Baca Juga: Kekayaan dan Profil Angga Raka, Loyalis Prabowo yang Kini Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

"Sebaiknya Angga mundur dari kursi Wamenkomdigi, karena tugas sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah sangat berat. Angga harus mampu menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo dengan tepat dan menyampaikannya secara efektif kepada publik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/9/2025).

Politisi PKB yang akrab disapa Deng Ical ini menekankan, BKP perlu membangun sistem komunikasi yang strategis dan responsif. Menurutnya, informasi aktual dan akurat setiap hari harus mengalir kepada Presiden, agar kepala negara dapat segera merespons berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.

"Setiap hari, BKP harus memberikan informasi aktual kepada presiden. Dengan begitu, presiden bisa mengambil langkah cepat terhadap masalah yang ada," tegas legislator asal Dapil Sulawesi Selatan I itu.

Selain menyampaikan pesan presiden kepada publik, BKP juga harus mampu membuat perencanaan komunikasi yang matang. Hal ini sangat penting, untuk mencegah terjadinya tumpang tindih pesan maupun kerancuan dalam komunikasi pemerintah.

"Badan komunikasi harus menyusun strategi komunikasi yang terencana dengan baik. Dengan begitu, setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami publik secara jelas dan tidak multitafsir," jelasnya.

Baca Juga: Angga Raka Ungkap Alasan PCO Diubah Jadi Badan Komunikasi Pemerintah

Dia menegaskan bahwa BKP harus mereduksi informations gap yang muncul karena ego sentris kelembagaan antar kementerian atau lembaga. 

"BKP harus menjadi play maker handal yang membuat ritme penyelenggaraan pemerintahan menjadi tiki taka atau total football, sehingga bisa menghasilkan gol indah dan menang," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Angga Raka dilantik oleh Presiden Prabowo untuk menggantikan Hasan Nasbi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala PCO. 

Kehadiran Badan Komunikasi Pemerintah diharapkan tidak hanya mewakili komunikasi kantor kepresidenan saja, tetapi juga mewakili semua unsur pemerintahan. Baik pusat dan daerah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.