Akurat

Jadi Menkeu, Purbaya Harus Bisa Dengar Kritik Masyarakat dan Bangun Kredibilitas Fiskal

Atikah Umiyani | 9 September 2025, 20:57 WIB
Jadi Menkeu, Purbaya Harus Bisa Dengar Kritik Masyarakat dan Bangun Kredibilitas Fiskal

AKURAT.CO Purbaya Yudhi Sadewa didesak untuk menyiapkan sejumlah langkah strategis, pasca dirinya resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) sejak Senin (8/9/2025). 

Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik, Achmad Nur Hidayat, menilai langkah pertama yang harus dilakukan Purbaya yaitu membangun kredibilitas fiskal. Menurutnya, APBN harus dikelola dengan disiplin, transparan, dan berorientasi jangka panjang. 

"Target pertumbuhan tinggi tak boleh mengorbankan keseimbangan fiskal. Kedua, buka ruang dialog dengan publik. Kritik adalah masukan, bukan gangguan. Seorang Menkeu harus menunjukkan telinga yang peka, bukan hanya mulut yang lantang," ujar Achmad. 

Baca Juga: Menkeu Purbaya Minta Waktu untuk Adaptasi

Ketiga, Purbaya harus bisa membumikan visi Presiden dengan program nyata. Belanja produktif harus diperluas, reformasi birokrasi dipercepat, dan hambatan investasi dipangkas. Sinergi dengan kebijakan moneter juga penting agar ekspansi fiskal tidak memicu inflasi.

Selain itu, Purbaya jaga harus mampu menjaga komunikasi publik, sebab Menkeu adalah wajah fiskal Indonesia di mata dunia. Sehingga, setiap kata harus menenangkan publik dan meyakinkan pasar, bukan menciptakan kegaduhan baru. 

"Jangan meremehkan kritik publik. Suara masyarakat adalah fondasi demokrasi. Dan jangan terjebak dalam retorika tanpa strategi. Publik sudah kenyang dengan janji, yang dibutuhkan adalah roadmap detail dengan indikator yang terukur," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.