BNN Perkuat Pascarehabilitasi, Targetkan Generasi Muda Bebas Narkoba

AKURAT.CO Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto, menegaskan pentingnya memperkuat program rehabilitasi dan pascarehabilitasi bagi para penyalahguna narkoba.
Menurutnya, pemulihan penyalahguna narkoba tidak cukup hanya berhenti pada tahap rehabilitasi medis. Proses pascarehabilitasi harus dirancang agar mantan penyalahguna bisa kembali hidup produktif, di tengah masyarakat.
"Pascarehabilitasi penting, di mana para mantan penyalahguna tidak hanya sembuh tetapi juga dibekali keterampilan dan bahkan disalurkan ke dunia usaha agar bisa kembali produktif," kata Suyudi, usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Dia menekankan, generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2023 menunjukkan, angka penyalahguna di Indonesia masih cukup tinggi. Hal itu, menjadi tantangan serius bagi pemerintah dan BNN.
"Dengan upaya pemulihan yang kami lakukan, generasi muda Indonesia akan lebih baik dan angka penyalahguna narkoba bisa jauh menurun. Sehingga Indonesia emas 2045 dapat terwujud dengan generasi muda yang lebih sehat," ujarnya.
Selain itu, BNN juga mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program pascarehabilitasi. Mantan penyalahguna yang telah menjalani program pemulihan, akan diberi akses ke pelatihan keterampilan hingga kesempatan kerja.
Langkah ini diharapkan bisa mengurangi stigma dan membuka ruang lebih besar untuk reintegrasi sosial. Dia memastikan, program pemberantasan narkoba akan tetap dijalankan tanpa kompromi, namun dengan pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan.
"Kami akan terus berkomitmen penuh untuk memberantas narkoba dengan pendekatan kemanusiaan demi mewujudkan Indonesia bersinar, bersih narkoba dengan semangat war on drugs for humanity," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








