Akurat

Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kerja ke China

Atikah Umiyani | 3 September 2025, 19:29 WIB
Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kerja ke China

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, kembali ke Tanah Air usai menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya di China. Prabowo bertolak ke Tanah Air pukul 15.30 Waktu Setempat (WS) atau 14.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), Rabu (3/9/2025). 

Agenda kunjungan kerja ini dalam rangka memenuhi undangan Presiden China Xi Jinping, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan China. 

Keberangkatan Presiden menuju Tanah Air dilepas oleh Wakil Menteri Luar Negeri China Sun Weidong, Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Djauhari Oratmangun, dan Atase Pertahanan RI di Beijing Laksma TNI Sumartono.

Baca Juga: RUPTL Tak Nasionalis, SP PLN Minta Presiden Prabowo Cabut Kepmen ESDM Nomor 188/2025

Selama di Beijing, Presiden Prabowo telah menghadiri perayaan 80 tahun kemenangan perang perlawanan rakyat China. Perayaan bersejarah itu dihadiri sejumlah pemimpin dunia, 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan nampak hadir pada perayaan tersebut. 

Selain itu, usai menghadiri perayaan tersebut, Presiden Prabowo juga melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi di Great Hall of the People, Beijing.

Pertemuan kedua pemimpin negara berlangsung hangat dan penuh keakraban, dengan pembahasan terkait penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan China.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Beijing berlangsung dengan singkat. Usai menyelesaikan seluruh agenda, Kepala Negara langsung kembali ke Jakarta dan dijadwalkan tiba malam hari nanti.

Baca Juga: Prabowo Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi dengan Vladimir Putin di Beijing

"Jadi, dalam waktu kurang dari satu hari meninggalkan Indonesia, Presiden sudah akan berada di Jakarta kembali, malam ini," kata Teddy melalui keterangannya. 

Kehadiran Kepala Negara dalam forum internasional dan pertemuan bilateral tersebut, diharapkan memperkokoh posisi Indonesia di kawasan, sekaligus membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara. 

Kunjungan ini juga menunjukkan makna diplomasi, persahabatan, dan penguatan kerja sama strategis antarbangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.