Diplomat RI di Peru Tewas Tertembak, Komisi I DPR Desak Pemerintah Bertindak Cepat
AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno, mendesak pemerintah bersama aparat hukum di Peru untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang mengakibatkan tewasnya diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba.
Menurutnya, insiden itu dapat dikategorikan sebagai tindakan kriminal yang mengancam keselamatan perwakilan RI di luar negeri.
"Diplomat kita adalah frontliner yang menjaga diplomasi Indonesia. Maka sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan keselamatan mereka," tegas Dave, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Rabu (3/9/2025).
Dia mengungkapkan, dalam waktu dekat sudah terjadi dua insiden mengenaskan terhadap diplomat Indonesia. Karena itu, DPR meminta investigasi mendalam untuk memastikan apakah kasus ini hanya menargetkan diplomat Indonesia atau juga dialami perwakilan negara lain.
"Kita minta kasus ini didalami, apakah menyasar khusus kepada diplomat kita atau menyangkut diplomat secara umum. Karena kalau melihat pola kasus, ini berbicara soal keselamatan diplomat," jelas Legislator Fraksi Partai Golkar tersebut.
Selain itu, Komisi I DPR juga mendorong adanya Standard Operational Procedure (SOP) khusus guna memperkuat pengamanan diplomat RI di berbagai negara penempatan.
"Harus ada SOP pengamanan yang jelas untuk diplomat kita, agar peristiwa seperti ini tidak terulang," tambahnya.
Namun Dave menekankan, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan aparat hukum di Peru maupun Indonesia. "Kita belum bisa menyimpulkan apapun sebelum ada hasil penyelidikan yang lebih dalam. Kita tunggu proses hukumnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








