Akurat

Prabowo Imbau Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah: Keluhan Akan Kami Catat

Paskalis Rubedanto | 29 Agustus 2025, 14:23 WIB
Prabowo Imbau Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah: Keluhan Akan Kami Catat

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan percaya pada pemerintah, dalam menghadapi dinamika yang terjadi belakangan ini. 

Dia menegaskan, pemerintahannya akan bekerja maksimal untuk rakyat serta menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat.

Pernyataan Prabowo disampaikan menyusul kericuhan demo di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (28/8/2025) yang berujung pada insiden tragis. Seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan.

Baca Juga: Puan Janji Aspirasi Demo Akan Ditindaklanjuti, Minta Aparat Jangan Bertindak Berlebihan

"Dalam situasi seperti ini saya mengimbau semua masyarakat untuk tenang untuk percaya dengan pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita semua. Keluhan-keluhan masyarakat akan kami catat dan akan kami tindaklanjuti," kata Prabowo, dalam keterangannya yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (29/8/2025).

Dia juga meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menimbulkan kericuhan. Menurutnya, upaya menciptakan huru-hara hanya akan merugikan rakyat dan menghambat pembangunan bangsa. 

"Saya juga mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada agar unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos, saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita," tegasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan belasungkawa atas kericuhan demonstrasi yang mengakibatkan tewasnya Affan. Kepala Negara juga meminta kepolisian, untuk menghukum pelaku yang melindas Affan dengan kendaraan taktis hingga tewas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.