Mensos Ajak Warga Laporkan Anomali Penerima Bansos Lewat Aplikasi Resmi

AKURAT.CO Kementerian Sosial mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menjelaskan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk melapor penerima tidak layak atau mendaftarkan calon penerima yang berhak namun belum mendapat bantuan.
"Kalau merasa ada tetangganya atau mungkin dirinya sendiri harusnya mendapat bansos tapi tidak mendapat, berikan informasi identitasnya supaya kita bisa verifikasi," katanya, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Pemerintah Hentikan Bansos untuk 55 Ribu Penerima Anomali, Sisanya Menyusul
Pelapor diwajibkan melampirkan identitas dan kelengkapan lain untuk proses verifikasi dan validasi.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menekankan pentingnya akurasi, interoperabilitas, pembaruan data dan sinergi kementerian/lembaga.
"Untuk pengajuan tersebut, pelapor harus melampirkan identitas dan kelengkapan lain sebagai bahan verifikasi dan validasi," ujar Mensos.
Baca Juga: Anomali Penerima Bansos
Pemutakhiran data dilakukan rutin setiap tiga bulan oleh Kemensos dan hasilnya divalidasi BPS sebelum menjadi dasar penyaluran bansos.
Sementara, bansos yang salah sasaran akan dialihkan kepada masyarakat miskin ekstrem, miskin dan rentan yang masuk desil satu hingga empat.
"Fokus kita menyalurkan kepada desil satu sampai desil empat," kata Mensos.
Baca Juga: Puan Soroti Temuan Pegawai BUMN Dapat Bansos, Minta Verifikasi Data Penerima Diperketat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








